Breaking News:

Berita Wakatobi

Benteng Patua di Pulau Tomia Wakatobi, Peninggalan Sejarah di Masa Penjajahan Belanda

Benteng dengan ketinggian 150 kaki di atas permukaan laut itu terletak di Desa Patua II, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Penulis: Husni Husein | Editor: Laode Ari
Handover
Salah satu meriam di benteng Patua yang digunakan sebagai pertahanan kerajaan di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Meriam itu digunakan untuk melawan penjajah Belanda atau musuh yang mencoba memasuki wilayah tersebut. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Benteng Patua Tomia salah satu benteng peninggalan sejarah masa perlawan penjajahan bangsa Belanda di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Benteng dengan ketinggian 150 kaki di atas permukaan laut itu terletak di Desa Patua II, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Benteng ini juga merupakan salah satu benteng yang memanfaatkan alam, sebab benteng tersebut dibangun di atas bukit sehingga beberapa bagian yang terjal tidak memiliki dinding dan bentuk benteng mengikuti kontur bukit.

Seorang penjaga benteng tersebut, Tuumani, mengatakan Benteng Patua merupakan salah satu benteng pertahanan dari musuh saat masa penjajahan bangsa Belanda.

Baca juga: Baterai Mata, Situs Peninggalan Jepang di Kota Kendari, Pernah Tembak Jatuh Pesawat Amerika Serikat

"Yah dengan letaknya strategis, dari benteng ini merupakan pertahanan masyarakat dan kepala adat untuk mengintai kedatangan musuh yang saat itu memang pergerakan musuh melalui jalur laut arah Pulau Kaledupa," kata Tuumani melalui sambungan telepon, Jumat (6/8/2021)

Sehingga di area benteng dapat ditemukan meriam atau Badili yang mengarah ke arah utara atau mengarah ke Pulau Kaledupa.

Di area dalam benteng bagian utara juga terdapat beberapa makam pahlawan pada masa Kesultanan Buton yaitu makam Wa Kaka, makam Wa Ode Mbero, Makam Wa Ode Bula, dan makam La Ode Guntu.

Selain itu juga dapat di temui sejumlah peninggalan sejarah lainnya seperti struktur masjid yang tersusun dari batu karang.

Tampak bagian dalam benteng Patua Tomia Wakatobi yang tersusun dari batu karang.
Tampak bagian dalam benteng Patua Tomia Wakatobi yang tersusun dari batu karang. (Handover)

Tempat pelantikan atau Baluara, struktur bekas rumah, tempat persembunyian atau masyarakat setempat menyebutnya lia oko’a.

Tempat pembuatan tikar atau lia kie’a, Pintu lima sebagi tempat mengintai dan terdapat pintu belakang atau lawa liku sofa dan pintu terluar benteng.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved