Breaking News:

Berita Kendari

Polda Sultra Tak Proses Laporan DPD Demokrat Sulawesi Tenggara Gegara Lebih Dulu Masuk di Banten

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) tak memproses laporan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat setempat.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) tak memproses laporan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat setempat.

Laporan tersebut mengenai dugaan pencemaran nama baik Partai Demokrat yang dilakukan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie.

Kapala Bidang (Kabid) Humas Polda Sultra, Kompol Ferry Walintukan, membenarkan hal tersebut.

Katanya, laporan DPD Partai Demokrat bersifat aduan masyatakat tersebut tak diproses menjadi laporan polisi.

Adapun alasan tak memproses karena laporan serupa sudah dimasukkan terlebih dahulu di Polda Banten.

Baca juga: Partai Demokrat Laporkan Wakil Menteri PDTT di Polda Sulawesi Tenggara Terkait Pencemaran Nama Baik

Terlebih lokus delikti atau tempat kejadian perkara lebih dekat dengan Polda Banten.

"Laporan yang sama juga dimasukkan di Polda Banten. Karena tidak bisa dobel laporannya maka tak diproses karena lokusnya di Polda Banten," urai Ferry lewat pesan Whatsapp Messenger, Kamis (5/8/2021).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang SA (kedua dari kanan)
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra, Muhammad Endang SA (kedua dari kanan) (Handover)

Ia menambahkan, dasar hukum tak menindak lanjuti aduan DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, yakni, asas nebis in idem.

Pengertian asas ne bis in idem adalah, terhadap perkara yang sama tidak dapat diadili untuk kedua kalinya.

Ia menegaskan, laporan tak diproses agar perkara tak diadili dua kali.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved