Breaking News:

Pejabat Sultra Tersangka

Pemprov Sultra Belum Ganti Hado Hasina Meski Ditahan Jaksa, Kepala BKD: Tunggu Surat Resmi Kejati

Berikut alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) belum mengganti Kapala Dinas Perhubungan (Kadishub) Hado Hasina

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kelurahan Kambu, Kota Kendari. Berikut alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) belum mengganti Kapala Dinas Perhubungan (Kadishub) Hado Hasina, meski telah bersatus tahanan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut alasan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) belum mengganti Kapala Dinas Perhubungan (Kadishub) Hado Hasina, meski telah bersatus tahanan.

Pemprov Sultra masih menunggu surat pemberitahuan resmi dari Kejaksaan Tinggi atau Kejati, sebagai acuan pergantian Hado Hasina.

Sebagaimana diketahui, Hado Hasina kini berstatus tahanan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

Ia sedang menjalani masa tahan selama 20 hari, bersama seorang dosen Universitas Halu Oleo berinisial LA, di Rumah Tahanan (Rutan Kelas) IIA Kendari.

Kajati Sultra telah menetapkan keduanya sebagai tersangka dugaan korupsi studi rekayasa lalu lintas di Wakatobi.

Keduanya dituding telah merugikan negara sebesar Rp1,147 miliar atas dugaan korupsi proyek studi rekayasa lalu lintas di Kabupaten Wakatobi.

Meski telah ditahan di Rutan Kendari Pemprov Sultra belum mengganti Hado Hasina.

Baca juga: Limpahkan ke PN Kendari Pekan Ini, Jaksa Lengkapi Barang Bukti Perkara Hado Hasina

Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Zanuriah mengatakan, pergantian jabatan Kadishub Sultra dilakukan jika sudah ada surat pemberitahuan resmi dari Kejati Sultra.

Surat pemberitahuan resmi itu untuk memastikan status hukum yang disandang Hado Hasina saat ini.

"Surat pemberitahuan dari kejaksaan itu untuk mengetahui status Hado Hasina saat ini. Tidak bisa kita memprotes lewat pemberitaan," ujarnya lewat panggilan telepon, Rabu (4/8/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved