Apriyani Rahayu

Demi Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, Sang Jenderal Janji Bakar Ikan dan Order Lobster dari Kendari

Kepada Greysia/ Apriyani, sang jenderal bintang dua itu janji bakar ikan dan order khusus lobster dari Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Editor: Aqsa
Tangkapan layar TikTok @kapoldametrojaya
Pebulutangkis peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berbincang dengan Sekjen PBSI sekaligus Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melalui panggilan video atau video call beberapa hari lalu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Apresiasi diberikan berbagai pihak atas keberhasilan pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/ Apriyani Rahayu yang meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Salah satunya dari Irjen Pol Muhammad Fadil Imran yang merupakan Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Indonesia ( Sekjen PBSI).

Irjen Fadil Imran yang juga Kapolda Metro Jaya langsung berbicara dengan Greysia/ Apriyani usai meraih medali emas bulutangkis ganda puti Olimipade Tokyo melalui panggilan video atau video call.

Kepada Greysia/ Apriyani, sang jenderal bintang dua itu janji bakar ikan dan order khusus lobster dari Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Diketahui, Irjen Fadil Imran, Greysia Polii, dan Apriyani Rahayu, sama-sama berasal dari Pulau Sulawesi.

Baca juga: Deretan Hadiah untuk Apriyani Rahayu dari Pejabat, Politisi, Pengusaha di Sulawesi Tenggara

Irjen Fadil yang kini menjabat Kepala Kepolisian Daerah atau Kapolda Metro Jaya merupakan jenderal kelahiran Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Greysia merupakan pebulutangkis berdarah Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).

Sedangkan, Apriyani merupakan putri Tolaki kelahiran Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra.

Momen percakapan antara Irjen Fadil, Greysia, dan Apriyani, melalui video call tersebut diunggah akun TikTok @kapoldametrojaya.

“Halo Greysia. Nanti saya janji bakar ikan buat kamu, pasti saya wujudkan itu,” kata Irjen Fadil membuka percakapan dengan Greysia yang tampak memegang telepon seluler (ponsel).

“Oh ya? Bener ya pak?,” tanya Greysia yang dalam video call tersebut mengenakan topi dan kaos berwarna putih beraksen warna merah.

“Oh pasti dong,” jawab Irjen Fadil yang masih mengenakan seragam Polri.

“Apri mana, mana apri?,” tanya Irjen Fadli.

“Apri di belakang pak,” jawab Greysia yang tampak melakukan panggilan video tersebut dari atas bus yang tengah berjalan.

Dalam rekaman video TikTok yang diperoleh TribunnewsSultra.com, Rabu (4/07/2021), tersebut Apri lalu terlihat berjalan mendekati layar ponsel yang dipegang Greysia.

“Pri, saya pasti bakar ikan buat kau nanti,” kata Irjen Fadil saat wajah Apri, sapaan Apriyani Rahayu, muncul di layar ponsel.

“Iya pak siap,” jawab Apri yang tampak mengenakan masker berwarna merah putih, senada dengan kaos yang dikenakannya.

“Saya suka itu,” kata Apri menambahkan.

Ekspresi Sekjen PBSI sekaligus Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat berbincang dengan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melalui panggilan video atau video call.
Ekspresi Sekjen PBSI sekaligus Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat berbincang dengan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu melalui panggilan video atau video call. (Tangkapan layar TikTok @kapoldametrojaya)

Order Khusus Lobster dari Kendari

Sang jenderal bintang dua itupun mengaku akan order khusus lobster dari Kendari, Provinsi Sultra.

“Nanti saya bawa anu itu, lobster dari Kendari saya pesan khusus nanti biar kau bisa senang,” kata Irjen Fadil.

“Asik pak,” kata Apri.

Greysia pun menimpali.

“Berdua ini siap pak,” ujarnya.

Diketahui, Kota Kendari merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Apriyani berasal dari Provinsi Sultra.

Tepatnya di Kabupaten Konawe yang berjarak sekitar 66 kilometer (km) dari Kota Kendari.

Lobster khususnya lobster mutiara menjadi salah satu komoditas andalan dari Sultra.

Lobster mutiara yang dibanderol berkisar Rp1,2 juta per kilogram (kg) tersebut banyak berasal dari Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Konsel berbatasan langsung dengan Kota Kendari maupun Kabupaten Konawe.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan atau DKP Sultra, La Ode Kardini, beberapa waktu lalu, mengatakan, tidak semua daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki lobster mutiara.

“Kebanyakan hanya memiliki lobster jenis bambu dan jenis pasir dan jenis ini ada disemua daerah di Sultra. Namun, untuk lobster mutiara berasal dari Moramo,” kata Kardini pada pameran di Kendari.

Kardini menyebut lobster jenis ini menjadi incaran para eksportir di seluruh dunia mengingat kualitasnya yang paling bagus.

Lobster mutiara asal Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dipamerkan pada Expo Sultra di Kota Kendari, beberapa waktu lalu.
Lobster mutiara asal Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dipamerkan pada Expo Sultra di Kota Kendari, beberapa waktu lalu. ((Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com))

Irjen Fadil Deg-degan hingga Stres

Dalam perbincangan video call dengan Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran, mengaku, sempat deg-degan bahkan stress menonton pertandingan Greysia/ Apriyani.

“Saya tadi deg-degan nonton kalian, aduh stres,” sambil memegang kepalanya.

Ketegangan Irjen Fadil saat laga final Olimpiade Tokyo 2020 antara tim bulutangkis ganda putri Indonesia Greysia Polii/ Apriyani Rahayu melawan pasangan China, Chen Qingchen/Jia Yifan.

Laga menegangkan itu akhirnya dimenangkan Greysia/ Apriyani dalam 2 set langsung, poin 21-19 pada set pertama, dan poin 21-15 pada set kedua.

Alhasil, Greysia Polii /Apriyani Rahayu mempersembahkan medali emas pertama bagi Indonesia pada ajang Olimpiade Tokyo 2020.

“Dihilangkan dulu pusingnya pak,” kata Greysia menimpali Irjen Fadil dalam panggilan video tersebut.

“Itu pelatih luar biasa, semuanya doa buat kalian. Buat kami semua disini ya,” ujar Irjen Fadil lagi.

“Iya pak,” jawab Greysia dan Apriyani.

Usai pertandingan tersebut, Irjen Fadil mengaku bahkan sempat meneteskan air mata.

“Greysia keren, keren. Ikut nangis saya tadi pas kamu meluk pelatih,” ujar Irjen Fadil sembari memegang matanya.

“Nggak terasa air mata saya menetes. Kau peluk Pak Eng Hian itu di belakang,” jelasnya.

Sosok pelatih itupun lalu ikut muncul di layar ponsel Greysia/ Apriyani.

“Oke ya, selamat buat kalian ya luar biasa,” kata Irjen Fadil sembari memberi hormat.

“Hadiah kemerdekaan yang luar biasa buat bangsa Indonesia. Thank you yah,” jelas Irjen Fadil sembari mengangkat jempolnya.

“Terimakasih pak, sampai ketemu di Jakarta pak,” balas Greysia dan Apriyani juga sembari memberi hormat.

“Iya sampe ketemu. Pasti dong! Orang saya sudah janji bakar ikan, gimana,” ujar Irjen Fadil.

“Iya, hahaha mantap,” balas Greysia lagi.

Irjen Fadil pun menutup percakapan melalui video call tersebut.

“Oke Greysia, Apri. Thank you ya,” kata Irjen Fadil.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved