Breaking News:

Lawan Covid19

Selebgram Gagal Terbang karena Tak Tunjukkan Surat Keterangan RT/RW, Ini Penjelasan Satgas Covid-19

Kata Wiku Adisasmito, penambahan aturan bagi pelaku perjalanan ini untuk mencegah potensi penyebaran kasus Covid-19.

Editor: Sitti Nurmalasari
Tangkapan Layar
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Belum lama ini sempat viral sebuah video salah seorang selebgram Indonesia, Gebby Vesta, marah-marah karena gagal terbang.

Diketahui, Gebby Vesta marah-marah karena harus menunjukkan surat keterangan RT/RW ketika hendak melakukan perjalanan menggunakan pesawat udara di Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis (22/7/2021).

Padahal dirinya telah mengikuti vaksinasi dan memiliki surat bebas Covid-19, tetapi masih diminta menunjukkan surat keterangan dari RT/RW setempat.

"Jadi semuanya, ini vaksin nggak ada gunanya. Jadi kita sekarang mau terbang harus ada surat jalan dari RT/RW setempat dan saya nggak tahu ini info dari mana," kata Gebby Vesta dalam akun Instagramnya.

Menurutnya, percuma melakukan vaksin dan PCR, jika ujung-ujungnya tidak dapat melakukan perjalanan di bandar udara terbesar di Indonesia tersebut.

"Jadi sekarang kalau kalian enggak mau vaksin nggak apa-apa, enggak usah vaksin percuma. Terbang juga nggak guna ini vaksinnya. Ini engga guna, ini engga guna sama sekali. Udah PCR mahal-mahal juga engga guna," ujar dia.

Video detik-detik selebgram Gebby Vesta ngamuk di bandara hingga adu mulut petugas berseragam viral di media sosial (medsos), Kamis 22 Juli 2021.
Video detik-detik selebgram Gebby Vesta ngamuk di bandara hingga adu mulut petugas berseragam viral di media sosial (medsos), Kamis 22 Juli 2021. (Tangkapan layar video Instagram @vestabeaute)

Menanggapi hal tersebut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya menambah aturan bagi pelaku perjalanan selama periode libur panjang Iduladha dari 18 sampai 25 Juli 2021.

Baca juga: Dokter Reisa Bicara Cara Kerja, Efektivitas Vaksin Covid-19 pada Anak, Remaja hingga Booster Nakes

Kata Wiku Adisasmito, penambahan aturan bagi pelaku perjalanan ini untuk mencegah potensi penyebaran kasus Covid-19.

Adapun tambahan aturan tersebut adalah perjalanan hanya diperkenankan bagi warga yang bekerja di sektor esensial, kritikal, dan perorangan dengan keperluan mendesak.

"Selama masa penebalan kebijakan, pelayanan orang keluar daerah untuk sementara dibatasi," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (22/7/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved