Breaking News:

Berita Sultra

Diciduk Polisi, Pengedar Narkoba di Kendari Sembunyikan Sabu di Kantor

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) membekuk seorang warga Kota Kenari, diduga pengedar narkoba.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Dokumentasi Polda Sultra
BARANG BUKTI - Polda Sultra menyita barang bukti narkotika jenis sabu yang siap diedarkan, dari seorang duduga pengedar narkoba. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) membekuk seorang warga Kota Kenari, diduga pengedar narkoba.

KS (26), pekerja swasta di Kota Kendari, ditangkap  Unit 1 Subdit II Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra pada Sabtu (24/7/2021).

Lelaki asal  Jalan Pattimura, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sultra, tak berkutik saat ditangkap Polda Sultra.

Baca juga: CPNS Polda Sultra Besok Tutup, Berikut Total Pelamar dan Formasi Minim Pendaftar

Baca juga: Covid-19 Sulawesi Tenggara Terkini: Sehari 5 Meninggal di Konawe, 56 Positif di Kolaka, 26 Kendari

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bid Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, mengatakan, KS ditangkap di ketika berada di kediamannya.

Diisebutkan, saat itu KS bakal mengedarkan narkotika jenis sabu.

"Tim mengetahui target akan melakukan penempelan sabu, sehingga tim berhasil melakukan penangkapan," ujar Dolfi Kumaseh lewat pesan Whatsapp Messenger, Minggu (25/7/2021).

Ia menjelaskan, kepolisian menemukan 30 saset narkotika jenis sabu di saku celana KS.

"Tim menemukan 30 sachet narkotika jenis sabu pada penguasaan KS yang disimpan dalam kantong celana," beber Dolfi.

Baca juga: Niat Puasa Arafah Sehari Sebelum Hari Raya Idul Adha 2021 Lengkap Doa Berbuka Puasa, Keutamaan

Usai ditangkap, KS lalu diinterogasi penyidik.

Menurut Dolfi, KS membeberkan perihal narkotika jenis sabu siap edar yang disembunyikan di kantor.

"Sekira pukul 21.00 WITA tim melakukan penggeledahan di kantor KS. Penggeledahan disaksikan oleh saksi masyarakat. Dari hasil penggelapan ditemukan kembali 9 paket sabu beserta barang bukti lainnya," imbuh Dolfi.

KS kini mendekam di jeruji besi sel Ditres Narkoba Polda Sultra.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, KS dijerat Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dengan ancaman penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved