Breaking News:

Berita Kendari

Sempat Krisis Tabung Oksigen, Kini RSUD Kendari Dapat Stok Tabung Oksigen dari PT VDNI

Berkurangnya oksigen itu, pasca 3 hari Wali Kota Kendari menjalani isolasi Covid-19 di RSUD Kota Kendari, Juni 2021 lalu.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Laode Ari
Muhammad Israjab/ TribunnewsSultra.com
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat di temui, Kamis (22/07/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wali Kota Sulkarnain Kadir, menyebut RSUD Kendari nyaris kehabisan stok tabung oksigen untuk pasien Covid-19.

Berkurangnya oksigen itu, pasca 3 hari Wali Kota Kendari menjalani isolasi Covid-19 di RSUD Kendari, Juni 2021 lalu.

Bahkan ia menyebut diprediksi stok tabung oksigen pada saat itu bertahan 5 hari saja.

"3 hari setelah saya keluar isolasi di RSUD Kota, saya mendapat informasi dari penyuplai, stok oksigen bertahan tinggal 5 hari. Karena stok oksigen padatnya dari Jawa di stop dulu, ini membuat kita panik," kata Sulkarnain di gedung Private Medical Care Center (PMCC) RSUD Kota Kendari, Jl ZA Sugianto, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Ruangan Isolasi Covid RS Bahteramas Nyaris Penuh, Pihak Rumah Sakit Klaim Stok Tabung Oksigen Aman

Baca juga: Pasien Covid-19 Membludak, RS Bahteramas Sultra Sebut Stok Tabung Oksigen Cukup untuk Pekan Depan

Sulkarnain menyebut, sebelum meningkatnya kasus positif Covid-19 di Kota Kendari kebutuhan oksigen hanya 40 tabung per hari.

Namun akhir-akhir ini pihak RSUD membutuhkan hingga 150 tabung perhari.

Belakangan Pemerintah Kota Kendari baru mengetahui jika PT Virtue Dragon Industri ( PT VDNI ) mampu memproduksi oksigen padat.

"Setelah kita berdiskusi dengan pihak penyuplai. Ternyata ada produsen oksigen padat terbesar di Sulawesi Tenggara, yakni virtue dragon. Ternyata tiap produksi nikel mereka ada kebutuhan oksigen juga yang diproduksi," kata Wali Kota Kendari.

Baca juga: Pemulasaran Jenazah 1 Peserta Munas Kadin yang Meninggal Usai Positif Covid-19 di RSUD Kendari

Setelah difasilitasi Polda Sulawesi Tenggara, kini Pemkot Kendari bisa mendapatkan pasokan oksigen dari PT VDNI secara cuma-cuma.

"Akhirnya setelah kita koordinasi dengan pak Kapolda, Alhamdulillah pada saat itu juga pihak perusahaan memberikan secara gratis," ucapnya.

Sulkarnain menyebut dengan bantuan dari PT VDNI ini, RSUD Kota Kendari menjadi satu-satunya rumah sakit mendapatkan stok oksigen tidak terbatas.

"Mungkin satu-satunya rumah sakit, yang dipastikan kebutuhan oksigennya akan terpenuhi berapapun banyaknya," kata orang nomor 1 di Kota Kendari itu. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved