Breaking News:

Insentif Tenaga Kesehatan Sultra

Pemkot Kendari Bayar Insentif Tenaga Kesehatan Selama 3 Bulan, 6 Bulan Sisanya Masih Dikonsultasikan

Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (Nakes).

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir. Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (Nakes). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota atau Pemkot Kendari akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (Nakes).

Pembayaran berlangsung di gedung Private Medical Care Center (PMCC) RSUD Kota Kendari, Jl ZA Sugianto, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kamis (22/7/2021).

Penyerahan insentif digelar secara simbolis kepada beberapa tenaga kesehatan dan tenaga medis, seperti dokter, perawat dan tenaga laboratorium.

Namun pembayaran insentif Nakes ini hanya diberikan tahun 2020, terhitung sejak Oktober hingga Desember.

Wali Kota Kendari mengatakan, biaya insentif Nakes yang dibayarkan tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Kendari.

"Persisnya saya tidak hapal, tapi totalnya itu ada Rp6-7 Miliar," katanya

Pembayaran baru dilakukan Pemkot Kendari karena adanya perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.

Sebab, insentif sebelumnya dibayarkan melalui pemerintah pusat, pada Oktober 2020 dikembalikan kepada pemerintah daerah.

Baca juga: Alasan Pemprov Sultra Telat Bayar Insentif Nakes RS Bahteramas: Gegara Dilimpahkan ke Daerah

"Informasinya kita terima awal 2021 dari harus diserahkan ke pemerintah daerah. Tapi kan transfer dana dari pemerintah pusat itu sudah ada pos-pos anggarannya, sehingga kita juga belum tahu ini dianggarkan, itulah prosesnya kenapa insentif nakes Oktober, November dan Desember 2020 terlambat," kata Sulkarnain.

Sedangkan untuk insentif Januari-Juni 2021 belum akan dibayarkan.

Seorang tenaga kesehatan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah memindahkan cairan vaksin sinovac ke dalam tabung suntik.
Seorang tenaga kesehatan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tengah memindahkan cairan vaksin sinovac ke dalam tabung suntik. ((Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))
Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved