Breaking News:

Kesal Digusur saat Jualan, Pedagang Terang Bulan Buat Hoaks Diminta Bayar Denda Rp 600 Ribu

Seorang pedagang terang bulan keliling di Solo, Jawa Tengah diciduk lantaran membuat hoaks.

Editor: Clarissa Fauzany
KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO
Ilustrasi stop hoaks 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pedagang terang bulan (martabak manis, red) keliling di Solo, Jawa Tengah diciduk lantaran membuat hoaks.

Penjual terang bulan tersebut sebelumnya sempat viral setelah mengaku harus membayar denda Rp 600 ribu ke petugas Satpol PP.

Video pengakuan penjual tersebut pun menjadi viral setelah beredar di media sosial hingga membuat warganet berempati.

Baca juga: Daftar Kabupaten/Kota yang Berlakukan PPKM Level 4, Tidak Terbatas Hanya di Jawa-Bali

Selain itu, tidak sedikit warganet yang mengaku geram dengan sikap petugas Satpol PP terhadap penjual tersebut.

Kendati demikian, pengakuan penjual terang bulan itu lantas dibantah oleh pihak Satpol PP Kota Solo.

Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan mengatakan, pihaknya telah melakukan klarifikasi terkait informasi palsu itu.

"Kami sudah mendapatkan identitas pengunggah dan Pedangang Kali Lima (PKL) dalam postingan itu, segera kami tidak lajuti," ujarnya.

Petugas Satpol kemudian mencari si penjual terang bulan itu, lalu menciduknya.

Baca juga: Update Covid-19 Kendari: Kasus Harian Positif Bertambah 108 Orang, Meninggal 1 Orang

Akui berbohong karena kesal

Dalam keterangannya, penjual terang bulan yang disebut biasa jualan di sekitar Manahan itu mengaku berbohong.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved