Breaking News:

Terancam Hukuman Mati, Pelaku Pembunuhan TKA China di PT OSS Morosi Konawe, Kronologis dan Motif

Terancam hukuman mati, pelaku pembunuhan TKA China di PT OSS Morosi, Konawe, kronologis dan motif pembunuh.

Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Kolase foto petugas kepolisian memeriksa jezanah TKA China yang menjadi korban pembunuhan di kawasan PT OSS Morosi, Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 19 Juli 2021 (foto kanan). Terpisah, Kepala Kepolisian Resort (Polres) Konawe AKBP Wasis Santoso memperlihatkan besi ulir yang digunakan pelaku pembunuhan di Mapolres Konawe. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Terancam hukuman mati, pelaku pembunuhan TKA China di PT OSS Morosi, Konawe, kronologis dan motif pembunuh.

Pelaku berinisial T (18) yang membunuh seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) China, Shao Fa Yin (47), dijerat dengan pasal 340 dan 339 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Dengan jerat pasal tersebut, T yang merupakan pelaku pembunuhan TKA China di kawasan PT Obsidian Stainless Steel (OSS) Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

T sebelumnya diringkus petugas kepolisian di kediamannya, Desa Korouna, Kecamatan Sabulakoa, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra, pada Senin 19 Juli 2021.

“Ditangkap di kediamannya sekitar pukul 08.00 pagi,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort atau Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Mochamad Jacub Nursagli Kamaru.

Sebelumnya, Kapolres Konawe, AKBP Wasis Santoso, juga mengungkap sosok pelaku, kronologi, maupun motif pembunuhan yang terjadi di kawasan PT OSS Morosi tersebut.

Pelaku pembunuhan tersebut adalah pria berisinial T yang berusia 18 tahun.

Sedangkan, korban pembunuhan yakni TKA China Shao Fa Yin (47).

T yang merupakan sosok pelaku pembunuhan tersebut adalah mantan karyawan PT OSS Morosi sekaligus rekan kerja korban.

Menurut AKBP Wasis, peristiwa nahas tersebut bermula saat pelaku dipecat dari pekerjaannya pada 10 Juli 2021 lalu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved