Sabtu, 11 April 2026

Tak Kebagian Ventilator, Dokter Hamil 7 Bulan yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Seorang dokter di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur meninggal dunia, Senin (19/7/2021).

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Tak Kebagian Ventilator, Dokter Hamil 7 Bulan yang Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Kompas.com/Ari Maulana Karang
Ilustrasi pasien Covid-19. Seorang dokter di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur meninggal dunia, Senin (19/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kisah tragis menimpa seorang dokter di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Dokter itu meninggal dunia, Senin (19/7/2021).

Ia bernama Putri Dzu Nafiah itu meninggal setelah terpapar Covid-19.

Baca juga: Ayah Meninggal Dunia saat Isolasi Mandiri, Anak Sempat Selipkan Surat: Ayo Semangat, Yah

Dokter tersebut meninggal dalam kondisi tengah hamil tujuh bulan.

Ia mengalami sesak napas, namun tak bisa mendapatkan fasilitas ventilator.

Sebelum meninggal, ia juga sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Ponogoro selama satu minggu.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ponorogo, Aris Cahyono mengatakan, almarhumah merupakan dokter umum yang membuka praktik pribadi di Kecamatan Jambon.

Baca juga: Rumah Sakit Penuh Pasien Covid-19, Ibu yang Hendak Melahirkan Menangis Minta Tolong

"Sempat masuk rumah sakit (swasta) di Ponorogo dan menjalani perawatan sekitar 1 minggu," kata Aris, Senin (19/7/2021).

Putri mengalami sesak napas dan membutuhkan bantuan ventilator, celakanya di rumah sakit tersebut belum ada fasilitas ventilator.

"Belum menggunakan ventilator karena tidak ada fasilitas itu," kata Aris.

"Kemarin mau kami rujuk ke Surabaya atau Solo, keluarga tidak berkenan, dan memang susah juga di Surabaya atau Solo tidak ada ICU yang bisa menerima karena penuh," lanjutnya.

Baca juga: Pamit Belanja Keperluan Idul Adha, Ibu Muda Dua Anak Malah Tidak Pulang-pulang

Keesokan harinya, Putri pun meninggal dunia bersama janin yang dikandungnya.

Menurut Aris, sebenarnya Putri sudah tidak membuka pelayanan beberapa waktu terakhir karena memang sedang hamil.

Sehingga kemungkinan besar Putri tidak terpapar saat bertugas sebagai dokter.

"Beliau kemungkinan juga belum vaksin, karena usia kehamilannya 7 bulan. Sedangkan vaksin kan baru mulai Januari ya, kalau sedang hamil tidak boleh vaksin," lanjutnya.

Aris menyebutkan, per hari ini, ada 3 dokter di Ponorogo yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Lalu 8 dokter menjalani isolasi mandiri, dan 1 dokter yaitu dokter Putri meninggal dunia. (TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Hamil 7 Bulan, Dokter di Ponorogo Meninggal Dunia Seusai Terpapar Covid-19: Tidak Dapat Ventilator

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved