Breaking News:

Idul Adha 2021

Rumah Potong Hewan Kendari Akan Sembelih 20 Ekor Kurban Idul Adha 2021 Besok, Cegah Kerumunan

Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kendari membatasi jumlah sapi yang akan disembelih.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Kepala UPTD Rumah Potong Hewan atau RPH Kendari, Romy Yulianto saat melihat kesiapan hewan yang akan disembelih saat Lebaran Idul Adha 2021 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rumah Potong Hewan atau RPH Kendari membatasi hewan kurban yang akan disembelih.

Mereka hanya akan menyembelih 20 ekor hewan kurban pada Idul Adha 2021, Selasa (19/7/2021) besok.

Hal ini dilakukan, untuk mencegah kerumunan, sehingga penyebaran Covid-19 tidak berdampak di lingkungan rumah potong.

Kepala UPTD RPH Kota Kendari, Romy Yulianto mengatakan, akan membatasi jumlah sapi yang disembelih.

"Kita batasi hanya 20 ekor sapi yang kita potong saat Idul Adha besok. Kemudian lusa ada 10 ekor sehingga totalnya 30 ekor," katanya saat di RPH Kota Kendari, Senin (19/7/2021).

Romy mengatakan, jika lebih 20 ekor yang disembelih akan menimbulkan banyak kerumunan di RPH.

"Dikhawatirkan jumlah yang datang itu terlalu banyak sehingga kita batasi. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Sebelum pandemi Covid-19, jumlah sapi yang disembelih melebihi 20 ekor, bahkan bisa mencapai 40 ekor.

Baca juga: Komisi II DPRD Kota Kendari Tinjau Kesiapan Rumah Potong Hewan Sehari Jelang Idul Adha 2021

Namun akibat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak 2020 silam, mengakibatkan RPH Kota Kendari harus membatasi jumlah sapi yang akan disembelih.

DPRD Meninjau Lokasi

Sehari jelang Hari Raya Idul Adha 2021, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meninjau kesiapan rumah potong hewan (RPH).

RPH tersebut berada di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu menyebut masih ditemukan beberapa kendala terutama soal kemanan.

Karena masyarakat yang membawa hewan ternaknya tidak secara prosedural.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu
Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu ((Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com))

"Mereka menyembelih di tempat ini tapi tidak membayar retribusi. Maka sangat dibutuhkan pihak keamanan. Sehingga itu yang akan kita sampaikan saat RDP dengan Forkopimda," kata Andi Sulolipu, Senin (19/7/2021).

Selain itu sistem sanitasi yang belum higenis sehingga perlu pembenahan.

Baca juga: Masjid Al Alam Kendari Tak Gelar Shalat Idul Adha 2021, Potong Hewan Kurban 1 Ekor Sapi

"Kalau kita lihat melihat sapinya sudah higenis, tapi sistem sanitasi juga harus lebih baik juga. Sehingga kesehatan lingkungan dan ternak bisa terjamin," ucap politisi PDIP itu.

Persoalan lain di RPH Kota Kendari, hanya ada 1 dokter hewan. Sedangkan jumlah sapi yang akan diperiksa tidak sebanding.

"Hanya 1 dokter hewan, itu tidak sebanding jumlah sapi yang harus diperiksa. Apalagi saat hari raya. Termasuk kebersihan RPH ini mestinya ada penambahan tenaga kebersihan. Itu penting juga," ujarnya.

Menghadapi pandemi Covid-19 saat ini, Komisi II mengingatkan RPH tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) saat proses penyembelihan supaya tidak terjadi kerumunan.

Usulan Perbaikan RPH

DPRD Kota Kendari telah mengusulkan perbaikan atau pembenahan RPH Kota Kendari ke Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) belum lama ini.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu menyatakan Ditjen PKH tengah memverifikasi usulan tersebut.

"Sebelumnya kami sudah mendapat jawaban dari pusat. Mungkin setelah Covid-19 sudah bisa diproses. Untuk info lebih detail bisa ke Dinas Pertanian Kota," katanya.

Usulan anggaran perbaikan RPH Kota Kendari ini lebih dari Rp2 miliar.

Baca juga: Pemkot Kendari Minta Penyembelihan Hewan Kurban saat Idul Adha di RPH

"Bahkan anggaran ini lebih kecil dari RPH di Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka mendapatkan anggaran Rp9 miliar. Itu yang menjadi gambaran kami," ucapnya.

Andi Sulolipu tidak mengetahui secara pasti item perbaikan RPH.

"Saya tidak hapal apa saja. Setahu saya itemnya itu, pembenahan lantai RPH, sistem sanitasi limbah cair dan limbah padat, sistem keluar masuk sapi dan alat pemotongan sapi," ujar Andi Sulolipu.

Kunjungan Komisi II DPRD Kota Kendari dihadiri juga anggota yang lain seperti Sahabuddin, Apriliani dan Amiruddin (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved