Breaking News:

Seorang Wanita Diduga Tipu Perusahaan BBM di Kendari, Kerugian Hingga Rp 3,040 Miliar

Seorang wanita diduga menipu perusahaan BBM di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Tidak tanggung-tanggung perusahaan merugi Rp3,040 miliar.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Tribunnews.com
ILUSTRASI tangan diborgol 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Seorang wanita diduga menipu perusahaan penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tidak tanggung-tanggung, akibat dugaan penipuan pihak perusahaan BBM harus merugi hingga Rp3,040 miliar.

Kini Kepolisian Daerah (Polda) Sultra tengah menyelidiki dugaan penipuan dengan modus pemalsuan cek bank tersebut.

Cek adalah surat yang dikeluarkan bank dan bisa digunakan oleh nasabah untuk melakukan perintah penarikan uang

Baca juga: Catat! Polda Sultra Butuh 757 Relawan Vaksinasi Upah Harian Rp200 Ribu, Ini Syarat & Lokasi Tugas

Baca juga: Tagih THR dan Gaji Lembur, Petugas Pengangkut Sampah Demo DLH Baubau, Ini Kata Kepala Dinas

SF, perempuan, diduga telah menipu perusahaan penyedian BBM di Kota Kendari, PT RAM.

Penipuan tersebut terjadi pada 2 Februari 2021, namun pemilik PT RAM inisial MAR baru melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut kepada Polda Sultra pada Juli 2021.

Adapun laporan polisi dugaan penipuan tersebut bernomor: LP/B/394/VII/2021/SPKT Polda Sultra.

Lewat laporan polisi yang diperoleh tribunnewssultra.com dari grup Whatsapp Messenger Humas Polda Sultra, diuraikan kronologi peristiwa penipuan.

Pada 2 Februari SF mengorder BBM jenis solar kepada PT RAM sebanyak 400 kilo liter melalui aplikasi Whatsapp Messenger.

Total harga dari orderan BBM jenis solar tersebut senilai Rp3.040.000.000.000.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved