Breaking News:

Istri Gubernur Sultra Berpulang

Minta Masyarakat Sultra Doakan Agista Ariany, Ini Alasan Minim Kabar Istri Gubernur Ali Mazi Dirawat

Permintaan doa dibarengi ucapan maaf karena selama ini tak mengabarkan kondisi kesehatan semasa perawatan Agista Ariany istri Gubernur Sultra Ali Mazi

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Facebook
Agista Ariany Istri Gubernur Sulawesi Tenggar Ali Mazi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI -  Keluarga meminta agar masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) mendoakan almarhumah Agista Ariany Bombay.

Permintaan doa dibarengi ucapan maaf karena selama ini tak mengabarkan kondisi kesehatan semasa perawatan istri Gubernur Sultra Ali Mazi.

Sebagaimana diketahui, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra, Agista Ariany Bombay meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bahteramas, Kota Kendari, Selasa (13/7/2021).

“Mari kita doakan semoga almarhumah Agista Ariany Ali Mazi, diampuni segala dosa serta diberi tempat terbaik disisi Allah SWT, berangkat dalam keadaan husnul khatimah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Asrun Lio lewat rilis resmi, Rabu (14/7/2021).

Asrun Lio selaku perwakilan Rujab Gubernur Sultra mengatakan, keluarga tak membeberkan informasi mengenai kondisi kesehatan karena Agista tak ingin ada kepanikan berlebih masyarakat Sultra terhadap pandemi Covid-19.

“Tidak adanya informasi resmi dari keluarga tentang sakit yang diderita oleh almarhum karena keadaan Ibu Agista Ariany Ali Mazi yang dalam kondisi fisik menunjukkan keceriaan dan ketegarannya. Serta pertimbangan Almarhum tidak ingin merisaukan keluarga dan masyarakat yang menghubungkan penyakit beliau dengan pandemi Covid-19 di Sulawesi Tenggara, sehingga dapat menyebabkan kekuatiran yang berlebihan,” bebernya.

Baca juga: Sosok Istri Gubernur Sultra, Agista Ariany di Mata Pengurus PKK Kendari: Sederhana, Penyayang Anak

Baca juga: Sosok Agista Ariany di Mata Pelatih-Atlet Muay Thai, IMI, Silat, Takraw: Ramah, Keibuan, Pengayom

Asrun menambahkan, keluarga memohon maaf atas segala kekhilafan yang diperbuat Agista Ariany semasa hidup.

“Kami mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama hayat Ibu Agista Ariany Ali Mazi terdapat hal yang kurang berkenan di hati, kiranya dapat dibukakan pintu maaf, sebagai jalan dilapangkan perjalanan Almarhumah,” imbuhnya.

Untuk Diketahui, Agista Ariany meninggal dunia di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari usai menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Covid-19 gedung VVIP.

Sesaat sebelum meninggal, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra ini sempat kritis dengan saturasi oksigen sampai 74.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved