Breaking News:

Berita Baubau

Memancing Ikan Subuh-subuh, Leher Seorang Warga Baubau Dibusur OTK, Korban Belum Lapor Polisi

Seorang warga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Armin (42) dibusur orang tak dikenal (OTK) di bagian leher saat hendak memancing ikan

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Handover
Seorang warga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Armin (42) dibusur orang tak dikenal (OTK) di bagian leher saat hendak memancing ikan, Rabu (14/7/2021) dinihari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Seorang warga di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Armin (42) dibusur orang tak dikenal (OTK) di bagian leher saat hendak memancing ikan, Rabu (14/7/2021) dinihari.

Beruntung busur yang tertancap di leher dapat dicabut oleh petugas medis dan korban tak kehilangan nyawa.

Kepala Kepolsian Sektor atau Kapolsek Wolio, AKP Halim Kaonga, membenarkan peristiwa tersebut, namun polisi belum menerima laporan korban.

"Iya benar seorang warga terkena busur orang tak dikenal. Tetapi untuk kronologi kamu belum ketahui, dan belum ada laporan resmi masuk," ujarnya lewat panggilan telepon, Rabu (14/7/2021).

Warga Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sultra, terkena busur panah di depan Rumah Jabatan Wali Kota Baubau, Rabu (14/7/2021) dini hari.

Kadir salah satu keluarga korban mengatakan, saat itu sekira pukul 03.00 WITA, Armin berjalan kaki dari Pelabuhan Ferry menuju Pelabuhan Murhum, Kota Baubau hendak memancing ikan.

Baca juga: Dua Remaja di Baubau Dibacok Orang Tak Dikenal saat Nongkrong

Baca juga: Tersangka Narkoba Tewas saat Ditangkap Polres Baubau, KontraS Sebut Pelanggaran HAM

"Waktu itu dia menancing di Pelabuhan Ferry, tetapi tidak dapat ikan, maka mau berpindah tempat, memancing di Pelabuhan Murhum," ujar Kadir lewat pesan Whatsapp Messenger, Rabu (14/7/2021).

Diperjalanan menuju spot mancing, Armin mendapat hadangan dua OTK menunggangi sepeda motor.

Salah satu dari pelaku turun dan melepas busur panah hingga menancap tepat di sisi kiri leher Armin.

"Pakai motor Honda Beat, ada dua orang pelaku," jelas Kadir.

Setelah busur menancap, pelaku lalu kabur.

Sementara Armin mencari pertolongan, beruntung ada warga yang sudah terbangun.

Armin lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Di rumah sakit, dokter melakukan operasi pencabutan busur panah dan berhasil.

Saat ini Armin sudah dirawat jalan di rumahnya, sementara pelaku belum diketahui. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved