Breaking News:

Covid19 Kendari

Stok Vaksin Menipis, Dinas Kesehatan Kota Kendari Hentikan Vaksinasi Covid-19 Sementara Waktu

Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengentikan vaksinasi Covid-19 sementara waktu, mulai Selasa (13/7/2021)

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
Amelda Devi/TribunnewsSultra.com
Peserta vaksinasi massal bagi pelaku UMKM di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (30/6/2021). Dinas Kesehatan atau Dinkes Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengentikan vaksinasi Covid-19 sementara waktu, mulai Selasa (13/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengentikan vaksinasi Covid-19 sementara waktu, mulai Selasa (13/7/2021).

Lantaran stok vaksin menipis, sehingga Dinkes Kendari hanya fokus layani vaksinasi dosis kedua untuk memanfaatkan sisa vaksin tersebut.

Informasi tersebut diumumkan melalui media sosial maupun selebaran yang ditempelkan di posko vaksinasi di Dinkes Kota Kendari.

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, Selasa (13/7/2021), beberapa masyarakat yang datang untuk vaksin pertama, bertolak pulang lantaran tak dibuka lagi vaksinasi tahap pertama.

Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum Pujirahayu.

Baca juga: 101 Warga Ikut Vaksinasi di Puskesmas Perumnas Kadia, Dinkes Kendari Beri Vaksin Anak Usia 12 Tahun

Baca juga: Dinkes Kendari Beri Vaksinasi Gratis Bagi Anak 12 Tahun Ke Atas, Usia 18 Cukup Bawa KTP

Ia mengatakan, pihaknya mengambil keputusan untuk meniadakan layanan vaksinasi dosis pertama, dan semua vaksin diperuntukkan untuk dosis kedua.

"Kami khawatir belum datang dropping vaksin, dan sudah harus memvaksin dosis kedua, kami terpaksa (hentikan) Jadi kami memang harus menentukan hal ini dikarenakan memang vaksin terbatas ya," katanya saat dikonfirmasi melalui via telepon, Selasa (13/7/2031).

Pemerintah Kota Pemkot Kendari sudah bersurat ke Gubernur Sulawesi Tenggara untuk merespon hal ini, untuk mempercepat pengadaan vaksin.

Rahminingrum menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan kapan stok vaksin akan datang.

"Kami belum dapat informasi kapan ada atau tidak ada dropping berikutnya. Kalaupun ada, berapa dosis kami sama sekali belum mendapatkan informasi," tutupnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved