Breaking News:

PPKM Mikro di Kendari

PPKM Mikro Berlaku, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda, Pemkot Kendari Tawarkan Guru Keliling

Pembelajaran tatap muka di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang direncanakan berlangsung 12 Juli 2021 resmi ditunda.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
Dok.Tribunnewssultra.com/Muhammad Israjab
Siswa di Kendari saat mengerjakan soal ujian akhir sekolah di SMP Negeri 10 Kendari di Jalan Prof Dr Abdurrauf Tarimana, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Pembelajaran tatap muka di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang direncanakan berlangsung 12 Juli 2021 resmi ditunda. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pembelajaran tatap muka di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang direncanakan berlangsung 12 Juli 2021 resmi ditunda.

Penundaan tersebut berdasarkan keputusan pemerintah yang memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di luar Pulau Jawa.

Perpanjangan PPKM Mikro mulai Selasa (6/07/2021) hingga 20 Juli 2021 tersebut termasuk di Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Aturan teknis perpanjangan PPKM Mikro tersebut serupa dengan implementasi PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Makmur mengatakan, penundaan terpaksa dilakukan meski 95 persen sekolah siap menggelar pembelajaran tatap muka.

"Tetapi karena perintahtentu kita di dunia pendidikan wajib patuh dengan intruksi dan mengikuti itu," kata Makmur saat ditemui di kantor Dikmudora, di Jl Balai Kota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Daftar 44 Kelurahan di Kendari Bakal Terapkan Pengetatan PPKM Mikro, Berlaku Usai Sosialisasi

Makmur mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dan sosialisasi kepada perwakilan masing-masing sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di Kota Kendari.

Sebanyak 106 Taman Kanak-kanak, 123 SD dan 46 SMP baik negeri maupun swasta di Kota Kendari terpaksa tidak melakukan pembelajaran tatap muka.

Sehingga pembelajaran untuk semester I TP 2021/2022 ini kembali dilakukan secara daring seperti sebelumnya dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Ya kita akan mulai tanggal 12 sesuai dengan tahun ajaran baru ini, intinya skenarionya sudah siap juga dengan (pembelajaran) jarak jauh atau daring," ujarnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved