Breaking News:

Berita Baubau

Kronologi Wali Kota Baubau AS Tamrin Dinyatakan Tertular Covid-19, Beda Hasil PCR Kendari & Baubau  

AS Tamrin menyebut, hasil PCR di Kota Kendari tidak transparan karena diberikan 5 hari pasca diagnosa. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Handover
Wali Kota Baubau, AS Tamrin yang dinyatakan positif Covid-19 hasil PCR di Rumah Sakit Kendari. Namun rekam medis tersebut tidak diperlihatkan ke AS Tamrin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Berikut Kronologi Wali Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), AS Tamrin dinyatakan positif Covid-19 di Kota Kendari. 

Diagnosa di rumah sakit Kota Kendari tersebut dipertanyakan AS Tamrin.  

Pasalnya tidak transparan dan berbeda dengan hasil tes Swab PCR di Kota Baubau yang  menyatakan AS Tamrin tidak tertular alias negatif Covid-19. 

Baca juga: Dinkes Tracing Kontak Erat Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, Lakukan Swab Antigen Gratis

AS Tamrin menyebut, hasil PCR di Kota Kendari tidak transparan karena diberikan 5 hari pasca diagnosa. 

Ia mengaku, sudah meminta hasil posotif Covid-19 tersebut setelah dinyatakan tertular. 

Katanya, selaku pejabat daerah membutukan diagnosa untuk mengumumkan diri tertular Covid-19. 

"Harusnya sejak awal sudah diberikan oleh tenaga medis setempat. Tetapi mereka beralasan rahasia negara. Sehingga bila demikian hasilnya akan saya umumkan sendiri supaya masyarakat tahu," ujar AS Tamrin lewat rilis resminya, Senin (5/7/2021). 

"Inikan tidak, nanti 5 hari baru saya terima rekam medisnya, mestinyakan ada kejujuran kenapa hal ini bisa terjadi," tegasnya. 

AS Tamrin dinyatakan positif Covid-19 ketika berada di Kota Kendari pada 29 Juni 2021. 

Dia berada di Kota Kendari guna menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved