Breaking News:

Bentrok di Konawe

Buru Pelaku Pembakaran 4 Rumah di Konawe, Kapolres AKBP Wasis Santoso: Saya Akan Sikat Habis

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe, AKBP Wasis Santoso bakal menindak tegas pelaku pembakaran 4 rumah warga di Konawe, Provinsi Sultra.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
Handover
Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe, AKBP Wasis Santoso bakal menindak tegas pelaku pembakaran 4 rumah warga di Konawe, Provinsi Sultra. 

Peristiwa tersebut terjadi disekitar kawasan industri, Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Kepolisian Resor atau Kapolres Konawe AKPB Wasis Santoso dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Minggu (04/07/2021) malam, membeberkan kronologis kejadian.

Empat rumah warga di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe dibakar pada Minggu (04/7/2021) sore. Seusai insiden situasi saat ini di lokasi kejadian berangsur kondusif pasca aparat keamanan dan Kapolres Konawe AKBP Wasis Santoso tiba di lokasi kejadian.
Empat rumah warga di Desa Kapoiala Baru, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe dibakar pada Minggu (04/7/2021) sore. (Istimewa)

Bentrok pemuda tersebut awalnya dipicu senggolan dua dump truk di jalan hauling PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) yang berlokasi di Desa Kapoiala Baru.

Akibat senggolan itu, seorang sopir truk PT AMP bernama Bino memukul seorang sopir PT TDJ bernama Baharuddin.

Tak terima dengan pemukulan tersebut, Baharuddin lalu memanggil keluarganya.

Baca juga: Bentrok di Konawe, Terjadi di Kawasan Industri, Libatkan Kelompok Pemuda

Pada Sabtu (03/07/2021) sekitar pukul 23.00 wita, keluarga Baharuddin menahan mobil PT AMP di jalan hauling PT VDNI, Desa Kapoiala Baru, untuk mencari pelaku pemukulan.

Pada Minggu (04/07/2021) sekitar pukul 01.30 wita dinihari, sekelompok orang yang tak dikenal lalu datang menggunakan truk trailer.

Massa tersebut menyerang dan merusak rumah serta kendaraan warga di pinggir jalan hauling Desa Kapoiala Baru.

Setelah massa tersebut pergi dan meninggalkan tempat kejadian, warga desa tersebut berkumpul dan berjaga-jaga.

Namun, kelompok massa itu kembali berkumpul di depan Pos Security PT VDNI.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved