Breaking News:

Berita Buton Tengah

Karena Aturan Khusus, Penjualan Toko Lanto Jaya Kabupaten Buteng Tetap Stabil Meski Pandemi 

Toko yang menyediakan sembako ini malah tidak merasakan dampak dari pandemi Covid-19 untuk penjualan.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Laode Ari
Istimewa
Toko Lanto Jaya yang terletak di Desa Lanto, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Penjualan sembako di Toko ini tetap stabil meski pendemi Covid-19 melanda sejak 2020 lalu. Pemilik Toko mengaku hal itu karena adanya aturan khusus jam operasional yang berlaku. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masa pandemi Covid-19 sebagian pedagang sangat merasakan dampaknya hingga merugi.

Namun ada pula gerai atau pedagang yang penghasilannya malah stabil bahkan untung.

Seperti Toko Lanto Jaya yang terletak di Desa Lanto, Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng), Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Toko yang menyediakan sembako ini malah tidak merasakan dampak dari pandemi Covid-19 untuk penjualan.

Baca juga: Pajak Sembako Ditolak Sejumlah Pedagang Pasar di Sulawesi Tenggara, IKAPPI Sultra Turut Menyesalkan

Baca juga: Rencana Pemerintah Terapkan Pajak Sembako, Pengamat Ekonomi Sultra Bilang Begini

Menurut pemilik toko sembako tersebut, Slamet Riadi, dimasa pandemi Covid-19 penjualan serta pendapatan yang ia miliki malah stabil bahkan sama saja sebelum pandemi.

"Tak ada perubahan baik sebelum dan saat pandemi Covid-19 ini," ucap Riadi melalui sambungan telepon, Minggu (4/7/2021) sore.

Hal itu menurut Riadi, karena dirinya bertempat di daerah kabupaten yang juga di daerah tersebut tak memiliki aturan khusus terkait dengan jam operasional pedagang.

Sehingga saat angka kasus covid-19 meningkat pada tahun 2020 lalu, dan juga saat ini dari pihak pemerintah tak juga memiliki aturan khusus.

Untuk aktifitas masyarakatnya pun tetap seperti biasanya tak ada perubahan sebelum dan saat pandemi seperti saat ini.

Baca juga: 1.653 Pekerja Mal, Toko, Hiburan Malam hingga Pedagang Pasar di Kendari Jalani Vaksinasi

Sementara itu Riadi tak memungkiri, memang pada saat Hari Raya Idul Fitri lalu pendapatan berkurang.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved