Lawan Covid19

Tips Keuangan Sehat Bagi Pekerja hingga Orang Kaya di Masa Pandemi Covid-19, Dana Darurat, Investasi

Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi.

Editor: Aqsa
Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP
Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi. Tips tersebut diberikan Perencana Keuangan Rista Zwestika Reni dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo pada Dalam webinar Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6/2021). (Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP) 

Dia menyebutkan sebanyak 40 juta kepala keluarga (KK) atau sekitar 120-140 juta jiwa diseluruh Indonesia saat ini sudah mendapatkan jaring pengaman sosial dengan beragam skema.

Untuk program PEN, kata Yustinus, sudah banyak digelontorkan kepada masyarakat.

“Untuk bantuan produktif bagi UMKM berupa modal, subsidi bunga dan penundaan pembayaran kredit bisa menghubungi Kementerian Koperasi dan UKM, lembaga keuangan seperti Pegadaian, bank-bank BUMN, dan lain-lain,” jelas Yustinus.

Khusus intensif perpajakan bisa menghubungi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu).

“Sedangkan, bantuan-bantuan lain tersebar di berbagai kementerian dan lembaga lainnya,” ujar Yustinus.

Berpikir Positif di Masa Pandemi

Teddy Yulianto, pengusaha pemilik Cut The Crub, mengakui di saat pandemi, pemerintah hadir di tengah situasi sulit.

Bantuan program PEN yang sempat dirasakannya berbentuk bantuan langsung tunai (BLT) BPJS yang turut membantu karyawan Cut The Crab yang berpenghasilan di bawah Rp5 juta.

“Dari sisi bantuan pemerintah, karyawan pun sudah mendapatkan dukungan positif,” jelasnya.

“Meski terdampak pandemi, dengan manajemen keuangan yang baik di masa pandemi, pelaku usaha makanan minuman seperti kami masih cukup bisa menjaga arus kas sampai punya ruang untuk membuka cabang,” ujar Teddy menambahkan.

Perencana Keuangan, Rista Zwestika, juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha mengambil sisi positif di masa pandemi seperti ini.

“Sisi positif yang bisa kita ambil dari pandemi Covid-19 ini adalah kita dibangunkan dari zona nyaman karena adanya risiko yang harus kita hadapi. Sehingga merencanakan keuangan pribadi maupun keuangan bisnis menjadi sangat diperlukan,” ujar Rista.

Rista menganjurkan, untuk saat ini, arus keuangan harus diurutkan sesuai skala prioritas demi memenuhi kewajiban pembayaran, belanja kebutuhan hidup, baru kemudian memenuhi keinginan.

“Di level selanjutnya, kita perlu merencanakan keuangan ini untuk memitigasi risiko yang akan terjadi, baik memberi perlindungan jiwa dan kesehatan kita. Dengan kondisi pandemi sekarang ini ketika banyak dari kita kehilangan pendapatan, cobalah mengatur kembali keuangan kita,” sarannya.(*)

(Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono/ Yulis)

Ikuti Berita Lawan Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved