Lawan Covid19

Tips Keuangan Sehat Bagi Pekerja hingga Orang Kaya di Masa Pandemi Covid-19, Dana Darurat, Investasi

Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi.

Editor: Aqsa
Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP
Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi. Tips tersebut diberikan Perencana Keuangan Rista Zwestika Reni dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo pada Dalam webinar Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6/2021). (Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP) 

“Kalau sudah berumah tangga dan punya putra-putri, dana daruratnya 12 kali dari pendapatan. Ini harus dilakukan senyaman mungkin, jangan dibuat sulit merencanakan keuangan,” ujarnya.

“Kalau merencanakan keuangan, tidak bisa sedekah atau berbagi, itu salah juga. Hidup itu kan cuman sekali, harus dinikmati,” kata Rista menambahkan.

Kemudian terkait utang, Rista mengingatkan utang yang baik yaitu maksimal 30 persen sampai 35 persen dari total pendapatannya.

“Utang harus dipikir masak-masak, dengan pertimbangkan risiko juga, meski pendapatannya besar,” jelas Rista.

Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi. Tips tersebut diberikan Perencana Keuangan Rista Zwestika Reni dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo pada Dalam webinar Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6/2021).
Berikut tips keuangan sehat di masa pandemi Covid-19 bagi pekerja hingga orang kaya, siapkan dana darurat atau bisa berinvestasi. Tips tersebut diberikan Perencana Keuangan Rista Zwestika Reni dan Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo pada Dalam webinar Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6/2021). (Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP)

Ajak Orang Kaya Investasi SBN

Sedangkan, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengajak orang yang memiliki dana besar menaruh uangnya di produk investasi, seperti surat berharga negara (SBN) atau sukuk yang diterbitkan pemerintah.

“Kelompok punya uang besar, tidak sekadar simpan di bank. Bisa beli obligasi pemerintah, ada sukuk, SBN yang return lumayan,” kata Yustinus dalam webinar Jaga Kebugaran Keuangan di Masa Pandemi, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, ada dua keuntungan yang bisa didapat dengan membeli SBN atau sukuk tersebut.

Keuntungan tersebut yakni imbal hasil dari produk tersebut dan juga ikut membantu negara dalam menangani pandemi.

“Uang yang didapat negara itu digunakan penanganan pandemi, seperti bantuan sosial ke masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, Yustinus menyebut pandemi Covid-19 turut memberikan berkah ke pemerintah dalam mengelola belanjanya.

“Kita punya belanja pemerintah pusat dan daerah yang sebelum pandemi relatif baku polanya.

Dengan Covid kita memikirkan ulang, jangan-jangan ada yang belum prioritas, sehingga bisa dialihkan,” ujarnya.

Pengalihan tersebut dilakukan dengan refocusing anggaran.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved