Breaking News:

Berita Sultra

Gempa Bumi Guncang Wilayah Maligano Kabupaten Muna, BMKG Kendari Sebut Tidak Ada Kerusakan

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (26/6/2021).

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunBatam.id
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (26/6/2021). 

TRIBUNNEWS SULTRA.COM, KENDARI - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 mengguncang wilayah Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, Sabtu (26/6/2021).

Rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari menyatakan kejadian gempa bumi tektonik terjadi pukul 05.23 Wita, di sebelah Timur Laut Maligano, Kabupaten Muna.

"Analisis BMKG menunjukkan informasi gempa bumi berkekuatan M=2.7," ungkap Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin S.T, dalam rilisnya, Sabtu (26/6/2021).

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.67 LS, 122.85 BT. Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5.3 km, Timur Laut Maligano, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 13 km.

Jenis gempa bumi yang terjadi adalah jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Buton Segmen B di Timur Laut Maligano.

"Guncangan gempa bumi dirasakan di Katobu, Batalaiworu, dan Duruka dengan Intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan akan ada truk berlalu," ungkap Rudin.

Baca juga: Jembatan Rahabangga di Konawe Sulawesi Tenggara Didesain Tahan Gempa, Bergaya Skotlandia

Pihak Stasiun Geofisika Kendari menyatakan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," kata Kepala BMKG Kendari.

Hasil monitoring BMKG hingga pukul 07.30 Wita, menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujar Rudin.

Baca juga: Penyebab Gempa 3,1 Skala Richter di Kendari 20 April 2021, Akibat Aktivitas Sesar Kendari North

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Sebaiknya, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa.

Selain itu, tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah. (*)

(TribunnewsSultra.com/ Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved