Sabtu, 25 April 2026

Pasien Covid-19 di Blitar Kabur dari Rumah Sakit dan Sembunyi di Rumah Saudara: Merasa Sehat

Pasien Covid-19 yang kabur dari RS Syuhada Haji Kota Blitar, Rabu (23/6/2021) sudah ditemukan.

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Pasien Covid-19 di Blitar Kabur dari Rumah Sakit dan Sembunyi di Rumah Saudara: Merasa Sehat
Kompas.com/Ari Maulana Karang
Ilustrasi pasien Covid-19. Pasien Covid-19 yang kabur dari RS Syuhada Haji Kota Blitar, Rabu (23/6/2021) sudah ditemukan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Peristiwa pasien Covid-19 kabur dari rumah sakit terjadi di Kota Blitar, Jawa Timur.

Untungnya, pasien Covid-19 tersebut akhirnya ditemukan.

Pasien itu kabur dari RS Syuhada Haji Kota Blitar.

Tepatnya pada Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Cari Rumah Sakit Kosong Tak Nemu, Pasien Covid-19 di Indramayu Meninggal dalam Mobil

Tim Covid Hunter Polres Blitar Kota dan Polsek Sanankulon menemukan pasien tersebut berada di rumah keluarganya.

Yakni di Desa Gledug, Kecamatan Sanankulon, Kota Blitar

"Setelah menerima laporan dari RS, Tim Covid Hunter Polres bersama Polsek, Satgas Covid-19, dan Puskesmas sudah ke rumah keluarga pasien di Desa Gledug. Pasien berada di rumah," kata Paur Humas Polres Blitar Kota, Iptu Ahmad Rochan. 

Rochan menjelaskan, sesuai keterangan keluarga, sekitar tiga hari lalu pasien mengeluhkan asam lambung dan berobat di RS Syuhada Haji Kota Blitar. 

Sesuai protokol, tim dokter RS Syuhada Haji melakukan observasi termasuk melakukan tes swab terhadap pasien. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Dikbud Sulawesi Tenggara Tunggu Keputusan 4 Menteri Sebelum Belajar Tatap Muka

Hasil tes swab pertama dan kedua terhadap pasien negatif. 

Lalu, pihak RS melakukan tes swab ketiga kepada pasien dan hasilnya positif Covid-19. 

Tapi, sebelum hasil tes swab ketiga keluar, pasien kabur dari kamar perawatan di RS Syuhada Haji Kota Blitar pada Rabu (23/6/2021). 

"Sebelum hasil tes swab ketiga keluar, yang bersangkutan merasa kondisinya baik, sudah merasa sehat, dan ingin pulang. Tapi sama pihak RS ditahan alasannya menunggu dokter dan hasil tes swab ketiga," ujar Rochan. 

Baca juga: Mabar di Warung Malah Ciptakan Klaster Game Online, 14 Orang Positif Covid-19

Dikatakannya, petugas RS meminta pasien kembali ke kamar perawatan.

Karena merasa jenuh dan merasa kondisinya sudah baik, pasien pergi meninggalkan kamar perawatan tanpa memberitahu RS Syuhada Haji. 

"Dari RS, pasien langsung menuju ke rumahnya di Desa Gleduk," kata Rochan. 

Kapolsek Sanankulon, AKP Wahono mengatakan, sekarang pasien sudah ditangani Puskesmas Sanankulon. 

Menurutnya, kondisi pasien sehat dan baik-baik saja. 

Namun, karena hasil tes swab ketiga dari RS dinyatakan positif, untuk sementara pasien melakukan isolasi mandiri di Posko PPKM Mikro Desa Gledug. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Dikbud Sulawesi Tenggara Tunggu Keputusan 4 Menteri Sebelum Belajar Tatap Muka

Dikatakannya, Satgas Covid-19 juga sudah melakukan tracing terhadap keluarga yang kontak erat dengan pasien saat pulang ke rumah. 

"Rencananya, keluarga yang kontak erat dengan pasien akan dilakukan tes swab besok," kata Wahono. 

Sebelumnya, pasien Covid-19 kabur saat dirawat di RS Syuhada Haji, Kota Blitar, Rabu (23/6/2021). 

Pasien Covid-19 yang kabur dari RS Syuhada Haji Kota Blitar seorang pria berinisial A berusia 30 tahun asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar

Petugas mengetahui pasien kabur dari ruang isolasi RS Syuhada Haji Kota Blitar sekitar Subuh. 

"Pagi tadi diketahui satu pasien yang dirawat di RS Syuhada Haji meninggalkan kamarnya," kata Dokter Jaga RS Syuhada Haji Kota Blitar, Hambali, Rabu (23/6/2021). (TribunJatim.com/Samsul Hadi)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Sudah Ditemukan Pasien Covid-19 yang Kabur dari RS Syuhada Haji Kota Blitar, Begini Kondisinya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved