Breaking News:

Berita Bombana

Dua Hari Pencarian, Nelayan Bombana Hilang saat Melaut Belum Ditemukan

Dua hari pencarian, nelayan Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang hilang melaut belum ditemukan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Humas Basarnas Kendari
Dua hari pencarian, nelayan Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang hilang melaut belum ditemukan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dua hari pencarian, nelayan Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang hilang melaut belum ditemukan.

Nelayan asal Desa Mattirowalie, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), Supratman (34), hilang saat melaut belum juga ditemukan.

Dengan hasil pencarian nihil, Basarnas Kendari menghentikan sementara pencarian, Kamis (24/6/2021), pukul 17.30 WITA.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, mengatakan, pencarian hari ini dimulai sejak pukul 06.00 WITA.

Pencarian dilakukan dengan cara membagi dua tim.

Baca juga: Pencarian Dihentikan Sementara, Nelayan Bombana Hilang Melaut Belum Ditemukan

Baca juga: Seorang Nelayan Hilang saat Melaut di Teluk Paria Bombana

Tim 1 menggunakan perahu karet, menyisir sebelah timur, dengan radius 5 Nanometer dari lokasi kecelakaan.

Sementara tim 2 menggunakan 3 unit kapal perikanan dan 3 unit longboat, menyisir selatan hingga tenggara, dengah radius 15 Nanometer dari lokasi kecelakaan.

Wahyudi menambahkan, pencarian akan dilanjutkan besok pukul 06.00 WITA.

"Hingga memasuki pukul 17.30 WITA Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi SAR, dan akan dilanjutkan besok pagi, pada pukul 06.00 WITA," ujarnya lewat Whatsapp Messenger, Kamis (24/6/2021) malam.

Pada saat pencarian korban, cuaca di lokasi kecelakaan tampak cerah.

Pencarian hari kedua ini dilakukan oleh tim gabungan, yakni, Basarnas Kendari mengutus Rescuer Pos SAR Kolaka 6 personel.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bombana 2 personel, TNI Koramil Poleang 1 personel, SAR Universitas Sembilan Belas November 3 personel, Posal AL Bimbang 1 personil dan nelayan sekitar 20 orang.

Para tim gabungan menggunakan alat penyelamatan, yakni, Ruber Boat 1 unit, Longboat nelayan 3 unit, dan Kapal Perikanan Bombana 3 unit.(*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved