Breaking News:

Berita Baubau

KontraS Desak Polda Sultra Usut Tuntas Tewasnya Tersangka Narkoba saat Ditangkap Polres Baubau

Lembaga KontraS desak Polda Sultra usut tuntas kasus tewasnya tersangka narkoba saat ditangkap Polres Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
KontraS
Lembaga KontraS desak Polda Sultra usut tuntas kasus tewasnya tersangka narkoba saat ditangkap Polres Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Lembaga KontraS desak Polda Sultra usut tuntas kasus tewasnya tersangka narkoba saat ditangkap Polres Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Lembaga KontraS meminta Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) melakukan gelar perkara secara transparan dan akuntabel terkait kasus tersebut.

KontraS menduga terjadi pelanggaran kode etik dalam proses pengkapan tersangka narkoba almarhum Samsul Egar.

Lewat rilis resmi KontraS menjabarkan, meninggalnya Samsul Egar berawal dari penangkapan yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Baubau.

Sebelumnya, Samsul Egar tewas saat ditangkap polisi, Minggu (25/42021) sekira pukul 21.00 WITA, di kediaman tersangka pengedar narkoba bernama Nawir.

Menurut KontraS, dalam melakukan proses dan setelah penangkapan, Satuan Reserse Narkoba Polres Baubau tidak menunjukan serta memberikan surat tugas dan surat perintah penangkapan.

Baca juga: SEDIH, Sarifa Ibu Asal Baubau Tuntut Keadilan di Polda Sultra, Anaknya Tewas Saat Ditangkap Polisi

Pun pihak keluarga tidak mendapat pemberitahuan keterlibatan Samsul Egar atas tuduhan penggunaan dan penjualan narkoba selama 28 hari pasca kematian.

"Hal ini merupakan pelanggaran terhadap Pasal 51 ayat (1) dan (2) KUHAP, yakni tersangka atau terdakwa berhak untuk diberitahukan dengan jelas tentang apa yang disangkakan kepadanya dan apa yang didakwakan kepadanya," tulis KontraS.

"Pasal 18 KUHAP, terkait penyidik abai dan tidak mempedulikan hak-hak hukum keluarga Samsul Egar," tulis KontraS dalam keterangan resmi yang diterima TribunnewsSultra.com, Rabu (23/6/2021).

Masih menurut KontaS, Polres Baubau malah mengatakan kematian Samsul Egar wajar karena kelelahan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved