Berita Sulawesi Tenggara
Detik-detik Demonstrasi Ricuh di Dinkes Sulawesi Tenggara, Mahasiswa Dipukul Oknum Satpol PP
Detik-detik demo ricuh di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ricuh, Rabu (23/6/2021) siang.
Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Detik-detik demonstrasi ricuh di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Jl Komjen M Jasin, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Rabu (23/6/2021) siang.
Kericuhan diduga dipicu akibat anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Sejumlah massa aksi dan Satpol PP saling kejar-kejaran, terlihat beberapa oknum Satpol PP menarik dan memukul seorang mahasiswa mengenakan baju kaus.
Menurut salah satu massa aksi, Asrul Syawal, pemukulan terjadi beberapa menit saat demonstrasi.
Ia mengaku, banyak pendemo yang dipukuli.
"Kita baru tiba langsung ditunggui sama Satpol PP Sultra. Banyak teman-teman yang dipukul di kepala, muka, lengan sama anggota badan lainnya," ujar Asrul Syawal kepada TribunnewsSultra.com.
Asrul menambahkan, usai pemukulan tersebut, para demonstran langsung melapor ke Polda Sultra.
Baca juga: Demo Ricuh di Kantor BLK Kendari, Kepala Balai Latihan Kerja Sebut Demonstrasi Salah Alamat
Baca juga: BREAKING NEWS: Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Eks Kadinkes Saksi Sidang Kasus Korupsi Alat Tes PCR
"Kami melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh petugas Satpol PP Sultra," tegasnya.
Ia mejelaskan, para demostran menggelar aksi di Dinkes Sultra, menuntut agar Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Usnia, mempertanggungjawabkan dugaan korupsi.
Demonstran menduga Usnia merugikan negara karena tidak transparan atas pencatatan pinjaman melalui buku rekening Bank Sultra.
Pinjaman itu diduga digunakan untuk menanggulangi pandemi Covid-19.
"Massa aksi juga mendesak Gubernur Sultra agar mencopot Kadis Kesehatan Sultra dan meminta APH memeriksa Kadis Kesehatan bersama pihak terkait atas dugaan korupsi dana COVID-19," imbuhnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi kepada pihak Sat Pol PP Sultra, begitu pula pihak Dinkes Sultra. (*)
(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili).