Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Fakta PT Tiran Bukan Penambang Ilegal Melainkan Perusahan Lain, PKPK: Tudingannya Salah Alamat

Dari penelusuran, bukti dan fakta yang terungkap bukan dari PT Tiran namun justru yang melakukan penambangan ilegal adalah perusahaan lain.

Editor: Laode Ari
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)
Aktivitas bongkar muat ore nikel ke kapal tongkang dilakukan PT Tiran Mineral. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI-  Menyoalkan adanya tudingan bahwa PT Tiran melakukan penambangan ilegal di Konawe Utara Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai sama sekali tak berdasar dan tidak memiliki bukti dan fakta.

Dari penelusuran, bukti dan fakta yang terungkap bukan dari PT Tiran namun justru yang melakukan penambangan ilegal adalah perusahaan lain.

Hal ini dikuatkan dari foto citra satelit bahwa penambangan liar itu sudah terjadi sejak 2018-2020, sedangkan PT. Tiran baru melakukan penambangan beroperasi di Konawe Utara 2021.

Ironisnya, sejak 2018 tak ada satupun orang dan lembaga yang melakukan protes soal penambangan ilegal tersebut. Justru baru ada protes pada tahun ini.

Terkait penambangan ilegal tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur-unsur seperti Polri, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Konawe Utara dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah turun ke lapangan dan mengumpulkan bukti.

Hasilnya memang bukan PT Tiran Group yang melakukan penambangan ilegal melainkan perusahaan lain.

Baca juga: Bantah Beraktivitas Ilegal, PT Tiran Group: Punya Izin Lengkap Bangun Smelter dan Menambang di Konut

Baca juga: Dinas ESDM Sultra Terseret Dugaan Korupsi Pertambangan, Kejati: Negara Dirugikan, Total Rp160 Miliar

Bukti-bukti tersebut telah diamankan tim gabungan dengan berita acara investigasi No: 121/492.1/2021 tanggal 29 April 2021 yang meneguhkan bila bukan PT Tiran yang melakukan penambangan ilegal melainkan perusahaan lain.

Di samping itu, pemerintah Kabupaten Konawe Utara juga telah menerjunkan tim ke lapangan untuk menelusuri soal penambangan ilegal ini dan hasilnya pun sama, yakni bukan PT Tiran yang melakukan melainkan perusahaan lain.

Untuk melakukan usaha pertambangan, hal yang sangat penting adalah perusahaan tersebut memiliki izin berusaha.

Komitmen PT. Tiran terkait izin berusaha tersebut sejak dahulu menjadi harga mati. Karena itu, terkait kelengkapan izin atas kawasan tersebut, pihak Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara sudah mengonfirmasi kelengkapan izin tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved