Breaking News:

Berita Kendari

Ajakan Masuk Hotel Ditolak, Pria di Kendari Aniaya dan Rudapaksa Mahasiswi Kesehatan Siang Bolong

MRK melakukan perbuatan tak terpuji kepada R (21) siang bolong, pukul 12.00 Wita di salah satu hotel di Jl kosgoro Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga.

Penulis: Husni Husein | Editor: Fadli Aksar
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Seorang pria di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) MRK (22) melakukan penganiayaan hingga rudapaksa seorang mahasiswi dari salah satu kampus kesehatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pria di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) MRK (22) melakukan penganiayaan hingga rudapaksa seorang mahasiswi dari salah satu kampus kesehatan.

MRK melakukan perbuatan tak terpuji kepada R (21) siang bolong, pukul 12.00 Wita di salah satu hotel di Jl kosgoro Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kendari, pada Jumat, (9/4/2021) lalu.

Kepala kepolisian (Kapolsek) Baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra mengatakan, pelaku sempat buron selama 2 bulan usai melakukan aksi bejatnya.

"Setelah melakukan pelecehan kepada korban, pelaku melarikan diri di Desa Amasara yang merupakan kediaman dari orang tuanya,” kata Gusti, Senin (21/6/2021).

Tersangka merupakan warga Desa Amasara, Kecamatan Baito, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), juga teman lama korban.

Baca juga: FAKTA Kasus Pedofilia 21 Bocah Laki-laki Korban Pedofil, Diimingi Es Krim, Dicabuli di Tempat Sepi

Baca juga: Awal 2021, Dua Kali Polsek Baruga Tangkap Warga Terlibat Prostitusi MiChat: Kemungkinan Terjadi Lagi

Mantan Kasat Narkoba Polres Kendari itu juga membeberkan kronologi kejadian bermula saat korban dan dijemput oleh pelaku menggunakan mobil.

Korban diajak pelaku untuk mengantar handphone di ke rumah orangtuanya, namun di dalam perjalan disinggahkan di sebuah hotel.

Kemudian korban sempat tak mau dan memberontak namun dianiaya.

Selanjutnya di dalam hotel, korban juga sempat menolak namun kembali dianiaya, sehingga akhirnya pelaku melampiaskan hawa nafsunya.

"Pelaku kita amankan di Desa Amokuni, Kecamatan Ranomeeto Barat pada Sabtu (19/6/2021) dan saat ini telah berada di Polsek Baruga," kata Gusti

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 285 KUHP, ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara(*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved