Breaking News:

Berita Buton

Pelaku Pelecehan 21 Anak di Buton Selatan Sulawesi Tenggara Terancam 15 Tahun Penjara

Pelaku pelecehan 21 anak di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), diringkus polisi saat melarikan diri di Kota Baubau. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Laode Ari
Istimewa
PELAKU PENCABULAN - Polsek Sampolawa menangkap pelaku pencabulan anak laki-laki. AL (21), warga Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Busel, Sultra, terlihat naik di mobil polisi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Pelaku pelecehan 21 anak di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), diringkus polisi saat melarikan diri di Kota Baubau

Pemuda berinisial LD (21), warga Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Busel itu ditangkap di Kota Baubau, pada pekan kemarin.  

Ia diduga telah melecehkan 21 anak siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Sampolawa. 

Setelah ditangkap Kepolisian Sektor (Polsek) Sampolawa, pelaku lalu digelandang menuju Markas Kepolisian Resor (Polres) Buton. 

LD terancam mendekam di penjara selama 15 tahun karena perbuatannya itu.

Baca juga: 7 Kasus Pencabulan Anak Ditangani Polres Butur hingga Juni 2021, Peran Orangtua Lebih Diperketat

Baca juga: Pelaku Pencabulan Siswi SMP di Kendari Ditangkap di Luwu Sulawesi Selatan

Baca juga: Seorang Ayah Tiri di Buton Utara Nyaris Rudapaksa Anak, Korban Sempat Melawan, Ditangkap Polisi

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Aslim, membenarkan penangkapan pemuda pelaku pencabulan anak laki-laki di bawah umur tersebut. 

Ia menambahkan, setelah tiba di Mapolres Buton, pelaku lalu dikurung dalam sel Rumah Tahanan (Rutan). 

"Iya, benar. Kami telah menangkap pelaku pencabulan anak di bawah umur di Kabupaten Busel," ujarnya lewat panggilan telepon, Jumat (18/6/2021). 

Terduga pelaku pelecehan seksual LD (21), Warga Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Busel, Sultra tangannya diborgol usai ditangkap polisi.
Terduga pelaku pelecehan seksual LD (21), Warga Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Busel, Sultra tangannya diborgol usai ditangkap polisi. (Handover)

Ditanya apakah pelaku mengakui perbuatannya, Aslim mengatakan, tak boleh membeberkan penyidikan. 

Tetapi, Aslim menegaskan, pelaku diduga kuat telah mencabuli puluhan anak laki-laki di bawah umur. 

"Yang pasti berdasarkan penyidikan, pelaku diduga kuat telah mencabuli puluhan anak laki-laki," tegasnya. 

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved