Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Pajak Sembako Ditolak Sejumlah Pedagang Pasar di Sulawesi Tenggara, IKAPPI Sultra Turut Menyesalkan

Hal itu tercantum dalam Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Suasana jual beli di Pasar Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (10/6/2021). Pemerintah berencana mengenakan pajak sembako, pada barang hasil pertambangan atau pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah berencana mengenakan pajak sembako, pada barang hasil pertambangan atau pengeboran yang diambil langsung dari sumbernya.

Hal itu tercantum dalam Revisi Kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Mengacu Pasal 4A RUU KUP, sembako dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Selain itu, dalam RUU tersebut, besaran PPN juga dinaikan dari 10 persen menjadi 12 persen.

Rencana pemerintah untuk menjadikan bahan pokok sebagai objek pajak ini ditolak pedagang pasar di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca juga: DPC Gerindra Kendari Bagikan Paket Sembako ke Pengurus dan Kader

Seorang penjual sayur di Pasar Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Karsono (49), menolak pengenaan pajak sembako, apalagi pada sayuran.

Menurutnya akan sulit jika pajak ini diterapkan, baik bagi para penjual maupun pembeli.

"Harga sayur ini tidak bisa diprediksi, jika sedang naik pembeli saja suka protes apalagi mau dikenakan pajak, jadinya kami juga yang susah tidak ada pembeli," katanya kepada TribunnewsSultra.com, saat ditemui di pasar, Kamis (10/6/2021).

Sama halnya dengan pedagang beras di Pasar Baruga, Takdir (43), ia mengatakan belum siap dengan kebijakan itu.

Takdir mengatakan, saat ini untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja butuh biaya yang banyak.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved