Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Dituding Korupsi Pengadaan Perahu, KONI Sultra: Anggaran Rp326 Juta, Audit BPK Sesuai Spesifikasi

Bendahara KONI Sultra, Jurni membantah, laporan kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sultra soal dugaan korupsi tersebut.

Penulis: Risno Mawandili
Editor: Fadli Aksar
(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)
Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra) buka suara terkait laporan dugaan korupsi pengadaan perahu tahun 2020.

Bendahara KONI Sultra, Jurni membantah, laporan kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sultra soal dugaan korupsi tersebut.

Ia menilai, tudingan itu tak berdasar karena datanya tak akurat.

"Laporan itu sudah kami ketahui. Tetapi laporan tersebut tidak berdasar karena tidak sesuai data," ujarnya ditemui di kantor KONI Sultra, Kamis (10/6/2021).

Dia menjelaskan, anggaran pengadaan perahu KONI Sultra itu sebesar Rp326 juta, bukan Rp1,2 miliar.

Jurni menjabarkan, total anggaran Rp326.810.000 termasuk pajak, dibelanjakan untuk 8 perahu dan 2 unit speedboat.

Baca juga: Polda Sultra Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Perahu KONI Sulawesi Tenggara

Rincian perahu itu antara lain, 2 unit perahu latihan lokal kayak 1, dua unit perahu latihan lokal kayak 2, dua unit perahu latihan cano 1, dua unit latihan cano 2, satu unit speedboat berukuran 5 meter, dan satu unit speedboat berukuran 6 meter.

Jurni menegaskan, laporan tersebut juga mental ketika dibandingkan dengan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Katanya, BPK telah menyatakan proyek pengadaan dari dana hibah tersebut sudah sesuai spesifikasi.

"Audit BPK itu dikeluarkan pada Maret 2021, dan hasilnya menyebut pengadaannya sudah sesuai spek," tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved