Tawuran Pelajar di Kendari

Viral Tawuran Antar Pelajar SMP di Kota Kendari, Diduga Diawali Perkelahian di Jembatan Teluk

Dua kelompok pelajar itu berasal dari SMP Negeri 2 Kendari melawan SMP Negeri 14 Kendari.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Handover
Viral tawuran antar pelajar SMP di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (9/6/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Viral tawuran antar pelajar SMP di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (9/6/2021).

Dua kelompok pelajar itu berasal dari SMP Negeri 2 Kendari melawan SMP Negeri 14 Kendari.

Aksi tawuran itu viral di media sosial, sebab beredar cepat di grup-grup whatsapp dan instagram.

Dalam video berdurasi 27 detik, dua kelompok pelajar masih mengenakan seragam SMP berkelahi di tengah jalan.

Baca juga: Detik-detik Tawuran di Depan Kampus Universitas Haluoleo, Saling Serang Hingga Dinihari, Penyebab

Mereka saling memukul dan menendang satu sama lain.

Kata kasar dan umpatan juga terdengar dari video saat tawuran tengah berlangsung.

Meski, sejumlah kendaraan membunyikan klaksonnya dengan harapan agar tawuran berhenti, para pelajar itu tak menggubris.

Saat aksi tawuran tersebut berlangsung, sejumlah kendaraan lalu lalang di dekat para pelajar tersebut.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Abeli AKP Ady Kesuma, mengatakan, tawuran antar pelajar terjadi sekira pukul 10.0/ WITA sampai pukul 11.00 WITA

"Tidak berlangsung lama, kami tiba di lokasi sudah tidak ada tawurannya," ujar Ady lewat panggilan telepon, Rabu (9/6/2021).

Ady menjelaskan, tawuran diduga dipicu perkelahian antara dua siswa di Jembatan Teluk Kendari. 

Baca juga: Konvoi Kendaraan Pelajar SMA di Jembatan Teluk Kendari Subuh-subuh, Geber Knalpot Bising, Kerumunan

Meski demikian, Ady belum bisa memastikan pemicu tersebut, sebab masih mengumpulkan data dan mengklasifi beberapa pihak.

Polisi bakal berkoordinasi dengan kepala sekolah para pelajar terlibat tawuran.

"Kami masih dalami, kami akan hubungi kepala sekolahnya untuk tindakan lebih lanjut dan untuk antisipasi tawuran susulan," katanya (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved