Berita Konawe

Dorong Perekonomian Daerah, OJK Sultra Gelar Bazar Intermediasi di Universitas Lakidende Konawe

Bazar tersebut juga melibatkan pelaku UMKM dari Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Laode Ari
Istimewa
OJK Sultra Kolaborasi dengan FKIJK gelar bazar intermediasi Universitas Lakidende, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali gelar Bazar Intermediasi bertajuk Peran dan Inovasi Industri Jasa Keuangan Pulihkan Ekonomi Nasional. 

Berkolaborasi dengan program kerja bidang Literasi dan Inklusi Keuangan Forum Industri Jasa Keuangan Sulawesi Tenggara (FKIJK Sultra) 2021.

Bazar Intermediasi dilaksanakan di Universitas Lakidende Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, Kamis (3/6/2021). 

Bazar tersebut juga melibatkan pelaku UMKM dari Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur.

Kurang lebih 270 undangan yang terdiri dari investor bisnis, UMKM dari Kabupaten Konawe dan Kolaka Timur, mahasiswa, pelaku retail, industri perbankan dan non bank. 

Baca juga: Berkolaborasi Dalam Kegiatan Bazar Intermediasi, OJK Sultra Gelar Empower Youth For Work

Baca juga: Ekonomi Sultra Akan Meningkat pada 2021, Bank Indonesia Ingin Masyarakat Berbelanja Cerdas dan Bijak

Hal tersebut dalam rangka mendukung pencapaian target inklusi keuangan sebesar 90 persen dan literasi keuangan sebesar 50 persen pada 2024.

Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). 

Rektor Universitas Lakidende Prof Dr Hj Rostin SE MSi membuka kegiatan, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kolaborasi OJK dan FKIJK Sultra dengan Universitas Lakidende yang melibatkan anak-anak muda Sultra. 

Rektor Universitas Lakidende menyampaikan melalui business matching (bazar intermediasi) diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship generasi muda, yang nantinya dapat membantu pemerintah dalam pengurangan angka pengangguran. 

"Ke depannya anak-anak muda ini tidak hanya mengharapkan lapangan pekerjaan yang sudah tersedia, namun dapat berkontribusi untuk membuka lapangan kerja baru," ucapnya. 

Selain itu pada kesempatan yang sama, kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution menyampaikan Business Matching tahun ini fokus pada Pemulihan Ekonomi Daerah Pasca Pandemi Covid-19. 

“OJK menaruh perhatian besar pada upaya peningkatan akses dan literasi keuangan masyarakat di pelosok negeri, berbagai inisiatif telah kami luncurkan dan terus mengembangkan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan," ujarnya.

Baca juga: OJK Jaga Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil, Dorong Upaya Pemulihan Ekonomi

Baca juga: BPKP Sultra Pelajari Mekanisme dan Inovasi Kehumasan di OJK Sulawesi Tenggara

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLKI) ke-tiga yang dilakukan OJK pada 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen dan indeks inklusi keuangan 76,19 persen. 

Secara khusus di Sultra, Indeks Literasi Keuangan (ILK) sebesar 36,75 persen dan Indeks Inklusi Keuangan (IIK) mencapai 75,07 persen di bawah target nasional. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved