Breaking News:

Berita Kendari

1.493 Pelaku UMKM di Kota Kendari Diusulkan Terima Banpres Produktif Usaha Mikro 2021

Sebanyak 1.493 pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil (UMKM) di Kota Kendari diusulkan menerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Syarat dan Tata Cara Pendaftaran sebagai Calon Penerima Banpres BPUM bagi Pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak 1.493 pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil (UMKM) di Kota Kendari diusulkan menerima Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahun 2021.

Melalui Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Kendari Muhammad Saiful mengatakan, usulan ini dari pendaftaran online maupun offline bulan April 2021 lalu.

"Dari hasil verifikasi sesuai syarat yang ditentukan berdasarkan Permenkop Nomor 2 Tahun 2021, sebanyak 1.493 usaha diusulkan," kata Muhammad Saiful, Sabtu (5/6/2021).

Ribuan data pelaku UMKM yang diusulkan ini merupakan data baru yang belum menerima Banpres Produktif Usaha Mikro, tidak termasuk pelaku UMKM yang sudah mendaftar 2020 lalu.

Meskipun sudah mengusulkan ke kementerian, pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu realisasi bantuan senilai Rp1,2 juta ini.

Mengingat, kewenangan untuk merealisasikan bantuan tersebut ada pada Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca juga: Rincian Formasi CPNS 2021 Kota Baubau Lengkap Jadwal, Lokasi, dan Syarat Pendaftaran Pemkot Baubau

Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021, FP UHO Tanam 43 Pohon dan Semprot Eco Enzyme di Kampus

Saiful berharap pemerintah daerah mendapatkan laporannya sebagai bahan kontrol. Selain itu, bisa menjadi jawaban jika ada pertanyaan warga yang sudah mengusulkan bantuan.

Menurutnya, peluang pengusulan tahap kedua masih terbuka, karena SK pembentukan pokja masih berlaku hingga September 2021.

Namun, dikarenakan hingga kini belum ada kejelasan realisasi bantuan, maka banyak kabupaten/ kota termasuk Kota Kendari masih enggan membuka pendaftaran

"Karena kasihan dengan masyarakat sebab tidak jelas realisasinya," ungkapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved