Breaking News:

Meninggal Usai Vaksin

Pegawai Bank di Baubau Meninggal Dunia Usai Vaksin, Keluarga Sebut 5 Hari, Pemda Klaim Sudah Sebulan

Waode Primawati Sazali meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau, Kamis (3/6/2021) malam.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Handover
Seorang pegawai Bank BRI Cabang Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Waode Primawati Sazali (35), meninggal usai vaksin. Waode Primawati Sazali meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau, Kamis (3/6/2021) malam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Seorang pegawai Bank BRI Cabang Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Waode Primawati Sazali (35), meninggal usai vaksin.

Waode Primawati Sazali meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau, Kamis (3/6/2021) malam.

Ibu korban, Harlita mengatakan, anaknya baru saja mengikuti vaksinasi di kantor Bank BRI Cabang Kota Baubau 5 hari lalu.

"Lima hari lalu itu setelah divaksin mulai lemas, dan mengalami gajala sesak napas, dan badannya mulai keram, seperti tertusuk jarum suntik," ujar Harlita, di Baubau, Kamis (3/6/2021).

Baca juga: Hasil Investigasi Komnas KIPI: Guru SMP di Baubau Punya Kelainan Jantung, Ketahuan Setelah Divaksin

Baca juga: Komda KIPI Sulawesi Tenggara: Guru di Baubau Meninggal Usai Divaksin Karena Serangan Jantung

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Marfiah Tahara menyebut, korban menjalani vaksin 5 Mei 2021 lalu.

Marfia mejelaskan, Wa Ode mengikuti vaksinasi di gedung Metro Entertein, bilangan Jl Simpanjonga, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.

"Wa Ode mengikuti vaksinasi tahap pertama pada 7 April 2021, tahap keduanya pada 5 Mei 2021," ujarnya lewat panggilan telepon, Jumat (4/6/2021).

Dirinya tidak yakin pegawai Bank BRI tersebut meninggal dunia karena vaksinasi.

Pasalnya, tidak memiliki keluhan yang termasuk dalam kategori Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Baca juga: Seorang Guru SD di Kota Baubau Pingsan Usai Vaksin Covid-19, Takut Berlebihan Sebelum Vaksinasi

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 Sultra Klaim Guru Meninggal di Baubau dan Muna Barat Bukan Gegara Vaksin

"Kalau kasus ini dimasukan di KIPI tidak mungkin, karena habis disuntik itu tidak ada keluhan. Sampai habis vaksin ke dua juga tidak ada keluhan," urai Marfia.

Meski demikian, kata Marfia, pihaknya tetap mengumpulkan data rekam medik pegawai bank tersebut.

"Tetap dilakukan penyelidikan, mengumpulkan data penyebab kematian dari Rumah Sakit Siloam, untuk mengetahui kebenaran sesungguhnya," katanya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved