Ganti Rugi Lahan

BPN Konawe Sebut Pembayaran Ganti Rugi Lahan Bendungan Ameroro Sudah Diambil Alih Pusat

Ganti rugi lahan tersebut disuarakan puluhan warga yang tergabung dalam Konawe Bersatu melalui aksi unjuk rasa, Senin (31/5/2021).

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
(Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com)
Kepala BPN Konawe Muhammad Rahman. Badan Pertanahan (BPN) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) angkat bicara soal ganti rugi lahan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Badan Pertanahan (BPN) Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) angkat bicara soal ganti rugi lahan.

Ganti rugi lahan tersebut disuarakan puluhan warga yang tergabung dalam Konawe Bersatu melalui aksi unjuk rasa, Senin (31/5/2021).

Mereka mendesak pemerintah untuk melakukan ganti rugi lahan di lokasi pembangunan Bendungan Ameroro.

"Proses pembayaran ganti ruginya harus persetujuan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)," kata Kepala BPN Konawe Muhammad Rahman, Senin (31/5/2021).

Katanya, proses ganti rugi ini dilakukan bertahap.

Untuk ttahap pertama dan kedua sudah dilakukan.

Baca juga: DPRD Konawe Agendakan Rapat Dengar Pendapat Bahas Ganti Rugi Lahan di Bendungan Ameroro

Tahap pertama pembayaran sebesar Rp23,5 miliar untuk 59 bidang tanah.

Sedangkan tahap kedua sebesar Rp17,5 miliar untuk 87 bidang tanah.

Ganti rugia kedua tahap itu dilakukan oleh dirinya sebagai Ketua Panitia Pembayaran Ganti Rugi.

Namun untuk tahap ketiga terjadi perubahan.

"Tahap ketiga ini 105 bidang, nominalnya kurang lebih Rp 7,2 Miliar. Hanya saja tahap ketiga ini ada perubahan," lanjut Muh Rahman.

Perubahan itu terjadi setelah ditetapkannya Bendungan Ameroro itu sebagai Proyek Stategis Nasional (PSN) sehingga proses pembayaran ganti ruginya juga berubah.

Tahap pertama dan kedua hanya melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Setelah pihaknya mengajukan pembayaran ke BWS kemudian lanjut verifikasi kepada Satuan Kerja (Satker) Pusat.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved