Berita Kendari

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir Belum Beri Izin Belajar Tatap Muka SD-SMP Juli 2021 Mendatang

Sulkarnain Kadir mengaku tidak mau terburu-buru terkait sekolah dibuka Juli 2021.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab))
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir belum memberi izin belajar tatap muka SD-SMP Juli 2021 mendatang. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir belum memberi izin belajar tatap muka SD-SMP Juli 2021 mendatang.

Sulkarnain Kadir mengaku tidak mau terburu-buru terkait sekolah dibuka Juli 2021.

Menurut Sulkarnain, masih akan mengevaluasi dan belum ingin memastikan pemberian izin sekolah tatap muka.

"Masih sementara kita evaluasi. Tapi peluangnya terbuka," kata Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ditemui setelah acara Jambore PKK tingkat Kota Kendari di Pantai Nambo, Jumat (28/5/2021).

Kata Kadis Dikmudora

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Makmur, mengatakan kesiapan tatap muka sudah dilakukan sejak Januari lalu.

Namun karena belum mendapatkan izin, sehingga rencana itu tertunda.

Baca juga: Juli 2021, Seluruh SD-SMP di Kota Kendari Mulai Gelar Belajar Tatap Muka, Siswa Digilir Masuk Kelas

Baca juga: Pemkot Kendari Tunggu Keputusan Kemendikbud Untuk Sekolah yang Terapkan Belajar Tatap Muka

Dikmudora Kota Kendari sudah menyiapkan semua persyaratan terkait protokol kesehatan.

"Persiapan tatap muka kita siap 100 persen, maksudnya sarana dan prasarana pendukung terutama protokol kesehatan sudah siap di sekolah-sekolah sejak awal Januari dan Insya Allah Juli kita sudah laksanakan," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Makmur
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari Makmur (Amelda/ TribunnewsSultra.com)

Untuk proses belajar tatap muka Juli mendatang dengan sistem bergiliran.

Saat siswa masuk sekolah harus setengah dari jumlah siswa setiap kelas.

Itupun harus berdasarkan izin dari orang tua siswa.

Jika orang tua tidak mengizinkan, maka pihak sekolah harus memfasilitasi belajar bagi siswa yang bersangkutan.

"Kita minta adalah setengah dari setiap kelas, jadi digilir. Kemudian syarat lain harus ada izin dari orang tua. Jika orang tua tidak mengizinkan maka sekolah harus memfasilitasi peserta didik melakukan pembelajaran tatap muka secara daring," ucap Makmur.

Selain itu mendukung proses belajar tatap muka secara langsung ini, dari sekira 4 ribu guru di Kota Kendari, lebih dari 2 ribu guru telah divaksin.

Baca juga: Wali Kota Kendari Ingin Metode Guru Kunjungi Siswa Jadi Alternatif, Kadis Ingin Belajar Tatap Muka

Baca juga: Dewan Minta Model Pembelajaran Ini, Untuk Belajar Tatap Muka di Kota Kendari

Jumlah ini masih terus bertambah karena proses vaksinasi masih terus berjalan.

Untuk tahap awal rencananya belajar tatap muka secara langsung akan diterapkan pada ulangan semester dalam waktu dekat.

Walau dari sarana dan prasarana telah mendukung, namun Dikmudora Kota Kendari tetap menunggu rekomendasi dari wali kota dan Satgas Penanganan Covid-19. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved