Breaking News:

Wacana Provinsi Kepton

Komitmen Mekarkan Kepton, Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Minta Masyarakat Tenang

Ali Mazi juga meminta masyarakat tak meragukan komitmennya memekarkan Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Istimewa
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi dalam acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah dan Berita Acara Serah Terima Hibah Aset Milik Pemerintah Provinsi Sultra kepada OJK Republik Indonesia di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (30/4/2021). 

Selanjutnya maklumat ini kami sampaikan kepada YM Presiden Republik Indonesia, YM Wakil Presiden Republik, YM Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, YM Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri,

Gubernur Sulawesi Tenggara, pimpinan fraksi-fraksi DPR RI, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Gubernur Lemhanas Republik Indonesia,

Bupati/ Wali Kota dan Ketua DPRD Kabupaten dan Kota cakupan wilayah Provinsi Kepulauan Buton untuk diketahui, dan kepada mass media untuk dimuat dan dipublikasikan.

Demikian maklumat ini disampaikan, semoga Allah SWT mencurahkan rahmat, karunia, taufik, dan hidayah-Nya untuk kita semua dalam perjuangan ini.

Atas nama masyarakat Kepulauan Buton, Sultan Buton Dr H La Ode Muhammad Izat Manarfa MSc.

Prosesi Deklarasi

Pembacaan maklumat pembentukan Provinsi Kepton sebagai daerah pemekaran dari Provinsi Sultra dari Sultan Buton Dr LM Izat Manarfa MSc tersebut dilakukan Sapati Kesultanan Buton La Ode Jabaru.

Dilanjutkan penandatanganan maklumat oleh Sultan Buton dan penyerahan maklumat kepada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Sultra Basiran.

Maklumat sultan dengan nomor 01/STLN-BTN/V/2021 tentang Pembentukan Provinsi Kepulauan Buton dan Pemekaran Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut berisi 4 poin penting.

Pembacaan maklumat dan deklarasi pembentukan Provinsi Kepton sebagai daerah pemekaran dari Provinsi Sultra tersebut juga dihadiri pemangku kesultanan dan tokoh masyarakat setempat.

Para pejabat, mahasiswa, dan masyarakat, juga menghadiri acara yang digelar Gerakan Masyarakat Kepulauan Buton (Geram Kepton) itu.

Berdasarkan daftar hadir yang dibacakan pemandu acara, mereka yang hadir di antaranya Sultan Buton Dr La Ode Muhammad Izat Manarfa MSc.

Sapati Kesultanan Buton La Ode Jabaru.

Baca juga: Sultan Buton Deklarasi Pembentukan Provinsi Kepulauan Buton, 4 Maklumat Pemekaran Sulawesi Tenggara

Baca juga: Anggota DPR RI Hugua: Kami Bisa Memberontak Jika Hanya Provinsi Kepulauan Buton yang Belum Mekar

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) diwakili Asisten I Basiran.

Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau Ir LM Sjamsul Qamar MT.

Adik Sultan Buton sekaligus mantan Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Maasra Manarfa, rombongan pemangku adat, dan masyarakat.

Pembacaan Maklumat dan Deklarasi Pembentukan Provinsi Kepulauan Buton sebagai Daerah Pemekaran dari Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut kental dengan nuansa dan prosesi adat.

Sultan beserta para pemangku kesultanan yang hadir di Istana Ilmiah Kota Baubau mengenakan pakaian adat lengkap.(*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved