Breaking News:

Wacana Provinsi Kepton

DPD RI: Gubernur Sultra Harus Memohon ke Presiden untuk Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton

Anggota DPD RI Amirul Tamim mengatakan, Gubernur Sultra Ali Mazi harus memohon kepada Presiden Jokowi untuk pemekaran Provinsi Kepulauan Buton.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Handover
Anggota DPD RI Amirul Tamim. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyebut Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) harus berbuat untuk pemekaran wilayah baru. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menyebut Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) harus berbuat untuk pemekaran wilayah baru.

Anggota DPD RI Amirul Tamim mengatakan, Gubernur Sultra Ali Mazi harus memohon ke Presiden Jokowi untuk pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton).

Saat deklarasi di Istana Ilmiah Kota Baubau, disepakati mendesak Gubernur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, serius mengusulkan pemekaran Provinsi Kepulauan Buton.

Menurut Amirul Tamim, gerakan itu sesuai koridor, pasalnya, dibutuhkan dukungan maksimal dari pemprov untuk pemekaran Kepulauan Buton.

Baca juga: Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton Didukung Masyarakat Tapi Pemerintah Belum Punya Duit

Baca juga: Pemekaran Provinsi Kepulauan Buton, Deklarasi dan Alasan Mekar

"Gubernur yang harus memohon pemekaran kepada pemerintah pusat," kata Amirul Tamim saat dihubungi melalui telepon, Ranh (26/5/2021).

Gubernur juga harusmembagi porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dengan provinsi yang akan dimekarkan.

"Dalam PP Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah itu mewajibkan daerah induk membagi porsi APBD kepada daerah yang dimekarkan," jelas Amirul.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi II, Ir Hugua mengatakan, berjuang bersama-sama merupakan jalan terbaik.

Ia menegaskan, memiliki tanggung jawab moral atas pembentukan Provinsi Kepulauan Buton.

"Sekarang kita berjuang, saling mendukung, cuma belum waktunya sekarang pemerintah mau membuka moratorium pemekaran daerah otonomi baru," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved