Israel Umumkan Gencatan Senjata Tanpa Syarat dengan Hamas
Israel dan militan Palestina mengumumkan gencatan senjata dalam rangka mengakhiri pertempuran yang berlangsung selama 11 hari terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/palestina-merayakan-gencatan-senjata.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Israel dan militan Palestina mengumumkan gencatan senjata dalam rangka mengakhiri pertempuran yang berlangsung selama 11 hari terakhir.
Genjatan senjata mulai diberlakukan pada Jumat (21/5/2021) pukul 02.00 waktu setempat atau sekitar pukul 06.00 WIB.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa kabinet telah menyetujui gencatan senjata "timbal balik dan tanpa syarat" yang diusulkan oleh Mesir yang telah menengahi pembicaraan.
Hamas dan Jihad Islam juga mengonfirmasi kesepakatan "bersama dan simultan" tersebut.
Baca juga: Indonesia Desak Dewan Keamanan PBB Selesaikan Konflik Israel-Palestina
Baca juga: Kutuk Kekerasan di Palestina, Senator Wanita Asal Sulawesi Tenggara Ini Serukan Embargo Israel
Lebih dari 200 orang tewas
Semenjak pertempuran dimulai pada 10 Mei 2021, pejabat kesehatan Palestina mengatakan 232 orang - termasuk 65 anak - telah tewas dalam pemboman udara yang menghancurkan Gaza.
Sementara Otoritas Israel mencatat ada 12 korban tewas di Israel, di mana serangan roket berulang kali telah menyebabkan kepanikan dan membuat orang berlarian ke tempat penampungan.
Sebelumnya pada hari Kamis (20/5/2021), militan Israel dan Palestina menghentikan tembakan mereka selama beberapa jam.
Ketenangan tidak bertahan lama, tetapi putaran pertempuran sebelumnya memiliki ketenangan yang serupa dalam kekerasan, yang dipandang sebagai upaya membangun kepercayaan, sebelum secara resmi mengakhiri permusuhan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata,
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati