Breaking News:

Skandal Bank Sultra

Polda Endus Rp9,6 Miliar Dana Kas Bank Sultra ke Perusahaan Investasi di Jakarta, Tambah Saksi

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra memanggil 5 saksi tambahan.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
kolase foto (handover)
Dugaan kasus fraud di Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan (Capem Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) erus bergulir (ilustrasi kolase foto Kantor Pusat Bank Sultra dan Mapolda Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendalami dugaan korupsi Bank Sultra.

Untuk itu penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sultra memanggil 5 saksi tambahan.

Sebanyak 5 orang itu terdiri dari 2 perusahaan investasi di Jakarta, 2 dari direksi pusat Bank Sultra, dan 1 karyawan di Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan.

Menurut Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, pemanggilan saksi untuk menambah bukti penyidik.

Baca juga: Polda Sultra Janji Tetapkan Eks Direktur Bank Sultra Konawe Kepulauan Sebagai Tersangka Pekan Depan

Baca juga: 7 Fakta Kasus Bank Sultra Rp9,6 Miliar, Kronologis, Duduk Perkara, Pelaku, Wabup Konkep Diperiksa

"Tambahan bukti penyidikan, untuk melengkapi keterangan saksi," ujarnya lewat panggilan telepon, Selasa (18/5/2021).

Ia menjelaskan, 2 orang dari dari Jakarta dipanggil karena diduga perusahaan mereka menerima aliran dana rasuah kas operasional Bank Sultra Cabang Pembantu Konawe Kepulauan, total kerugian negara Rp9,6 miliar.

Dolfi tidak merincikan bidang perusahaan dari Jakarta tersebut, namun tak membantah ketika TribunnewsSulta.com menyebut bergerak dibidang investasi.

"Yang dari Jakarta ini dimintai keterangan sebagai saksi terkait permasalahan anggaran dari Bank Sultra," bebernya.

Ia menambahkan, pekan ini penyidik melayangkan panggilan kepada 5 orang saksi tambahan tersebut.

"Pekan depan mereka dijadwalkan hadir untuk memberi keterangan kepada penyidik," katanya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved