Breaking News:

Masuki Tahun ke 3, Begini Penjabaran RPJMD Pemerintahan Ali Mazi dan Lukman Abunawas

Gubernur Sultra Ali Mazi pun menjabarkan kembali RPJMD dalam rapat yang digelar di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi menjabarkan kembali RPJMD dalam rapat yang digelar di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Selasa (18/5/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD Sulawesi Tenggara (Sultra) 2018-2023 telah memasuki tahun ketiga yang dijabarkan kedalam 4 misi pembangunan.

Gubernur Sultra Ali Mazi pun menjabarkan kembali RPJMD dalam rapat yang digelar di Gedung Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Selasa (18/5/2021).

RPJMD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode lima terhitung sejak dilantik sampai dnegan berakhirnya masa jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi Datang Terlambat, Rapat Penyelesaian Batas Daerah Digelar Molor

Baca juga: Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran 2021, Gubernur Ali Mazi Berkantor di Rujab, Wagub Sidak ASN

Memuat visi dan misi pembangunan daerah yang dijabarkan ke dalam tujuan, sasaran, startegi dan arah kebijakan pembangunan.

Program prioritas dan program perangkat daerah disertai dengan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif.

Pasca pelantikan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas pada, 5 September 2018, yang telah menjadi pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD.

Penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah atau APBD Provinsi Sulawesi Tenggara terhitung mulai tahun 2019-2021.

"Saat ini RPJMD Sultra tahun 2018-2023 telah memasuki tahun ke-3 perencanaan pembangunan yaitu terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat yang telah dijabarkan kedalam 4 misi pembangunan," Kata Ali Mazi. Selasa (18/5/2021).

Pertama, meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat berdaulat dan aman dalam bidang ekonomi, pangan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, politik, serta iman dan taqwa.

Kedua, memajukan daya saing wilayah melalui penguatan ekonomi lokal dan peningkatan investasi.

Ketiga, mendorong birokrasi pemerintah provinsi yang moderen, tata kelola, pemerintah desa yang baik serta memberikan bantuan kepada kecamatan dan kelurahan sebagai pusat pelayanan pemerintah.

Keempat, meningkatkan konektivitas, kemitraan antar pemerintah, swasta dan masyarakat dalam rangka peningkatan daya saing daerah melalui pembangunan dan perbaikan infrastruktur dan aspek sosial ekonomi.

Sejak ditetapkan dan dalam perjalanan pelaksanaan RPJMD Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2018-2023, telah terjadi hal-hal yang mempengaruhi rencana pembangunan daerah.

"Baik dari aspek regulasi, maupun subtansi, seperti dengan ditetapkannya Peraturan Presiden nomor 18 tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN tahun 2020-2024," Ujar Ali Mazi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved