Breaking News:

Banjir di Bombana

Kepala Desa Mambo Bombana Keluhkan Minimnya Fasilitas Cari Warga yang Hilang Terseret Arus Sungai

Seorang warga di Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) hilang terseret arus sungai, Jumat (7/5/2021).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Istimewa
Kepala Desa Haeruddin menyaksikan rumah warganya yang tergenang luapan sungai saat banjir melanda Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sultra, Jumat (7/5/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BOMBANA - Kepala Desa Mambo Haeruddin mengeluhkan minimnya fasilitas dalam mencari warga yang terseret arus di sungai.

Seorang warga di Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) hilang terseret arus sungai, Jumat (7/5/2021).

Korban tersebut Areson (31), laki-laki, terseret arus luapan Sungai Mambo ketika hendak pulang dari kebun, menjelang berbuka puasa.

Hingga malam hari, petani hanyut terseret arus sungai tersebut belum ditemukan.

Baca juga: Kepala Desa Mambo Bombana: Warga Terdampak Banjir Butuh Pakaian dan Makanan Sahur

Baca juga: Detik-detik Warga Bombana Terseret Arus Sungai, Sempat Menjerit Terbentur Talud, Nekat Menyebrang

"Yang kami butuhkan saat ini fasilitas penerangan, senter dan lampu sorot serta perahu sungai," ujar Haeruddin lewat panggilan telepon (7/5/2021) malam hari.

Saat ini, warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana, mencari menggunakan fasilitas seadanya.

Ia menuturkan, hingga pukul 23.00 wita, petani terseret arus sungai tersebut belum ditemukan.

"Kami sudah menyisir aliran sungai hingga di hilir, tetapi karena hari mulai gelap kami tidak cukup alat penerangan," katanya.

Meski demikian, pencarian tak akan berhenti hingga korban ditemukan.

Ia sangat berharap kepada otoritas terkait untuk membantu fasilitas pencarian korban.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved