Breaking News:

Nasib Ketua DPC PDI Perjuangan Pukul Legislator PAN dan PBB Saat Rapat DPRD, Perkelahian LKPJ Bupati

Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu tersangka dugaan kasus penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan.

Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Kolase foto Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Takalar Andi Noer Zaellang atau Andi Ellang dan ilustrasi double stick. Andi Noer yang merupakan anggota DPRD menjadi tersangka dugaan kasus penganiayaan. 

“Kepala saya berdarah dengan tujuh jahitan dan satu jahitan di tangan seblah kiri,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Takalar Zulkarnain membenarkan adanya insiden tersebut.

Partai Belum Sanksi

Badan Kehormatan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia (DPD PDI) Perjuangan Sulawesi Selatan (Sulsel) sejauh ini belum memberikan sanksi terhadap Andi Noer Zaellang.

Andi Noer terlibat duagaan kasus penganiayaan.

Ketua Badan Kehormatan DPD PDI Perjuangan Sulsel, Andi Ansyari Mangkona mengatakan, pihaknya belum memberikan sanksi.

Untuk saat ini, pihaknya menunggu proses hukum oknum kadernya itu dari aparat kepolisian.

“Badan kehormatan memberi sanksi kalau jelas pelanggarannya, ini kan sudah masuk ranah polisi, kita tunggulah perkembangannya bagaimana,” kata Ansyari dihubungi Tribun Timur, Selasa (4/5/2021).

Ansyari mengaku menerima informasi berbeda dari Andi Ellang, sapaan Andi Noer Zaellang.

Berdasarkan pengakuannya, kata Ansyari, Andi Ellang mengaku dikeroyok duluan.

Atas dasar itu, Andi Ellang melawan lalu memukul balik.

“Saya sudah telepon yang bersangkutan. Menurut yang bersangkutan dia dikeroyok duluan, makanya dia melapor juga, Bahkan menurut dia ya, kebiasaan anggota DPRD di sana (Takalar),” jelasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved