Mudik Lebaran 2021

Sanksi Menanti Bagi ASN Pemerintah Kota Kendari Nekat Mudik Lebaran 2021

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, telah menyiapkan sanksi ringan hingga berat bagi ASN yang tetap mudik.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, telah menyiapkan sanksi ringan hingga berat bagi ASN yang tetap mudik. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota Kendari melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mudik Lebaran 2021.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir, telah menyiapkan sanksi ringan hingga berat bagi ASN yang tetap mudik.

“Kita akan memberikan sanksi, mulai administrasi, sanksi ringan dan sanksi berat kalau sekiranya itu melakukan pelanggaran,” kata Sulkarnain Kadir di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota, Selasa (4/5/2021).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun meminta ASN supaya kembali bersabar seperti tahun sebelumnya untuk tidak mudik.

Baca juga: Mudik Ditiadakan, Polda Sultra Masih Tunggu Surat Edaran Gubernur Untuk Perketat Pengamanan

Baca juga: Instruksi Presiden, Wali Kota Kendari Larang Pesawat, Kapal, dan Angkutan Darat Beroperasi 6-17 Mei

"Kita minta supaya para ASN di Kendari bersabar lagi karena tidak ada mudik. Seperti tahun sebelumnya," kata wali kota saat menggelar buka bersama di Rujab Wali Kota jalan Z A Sugianto Kelurahan Kambu, Kecamatan kambu, Selasa (4/5/2021).

Adukan ke Sp4n Lapor

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo meminta masyarakat yang mengetahui ada ASN yang mudik, dapat melaporkan ke Kementerian PAN RB.

Melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!). 

Laporan dapat disampaikan melalui SMS 1708, www.lapor.go.id, atau aplikasi yang diunduh melalui Play Store atau App Store SP4N LAPOR!.

Laporan tersebut dengan menyertakan nama ASN yang dilaporkan, instansi dan satuan kerja, lokasi, dan bukti dukung (jika ada). 

“Jika ada masyarakat yang melihat, bisa langsung melaporkan ke kami,” kata Menteri Tjahjo di Jakarta, dikutip dari Tribunnews.com.

Menteri Tjahjo juga mengingatkan untuk siswa-siswi sekolah kedinasan untuk tetap berada di tempat pendidikan selama libur panjang Idul fitri. 

“Bagi yang tinggal di asrama, tetap di asrama. Untuk yang tidak di asrama, tetap tinggal di tempat tinggal masing-masing. Saya imbau untuk tidak melakukan mudik,” ujarnya.

PPK juga berkewajiban mengisi form pelaporan mudik melalui tautan https://s.id/LaranganBepergianASN, yang sudah terhubung dengan database Kementerian PAN-RB.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved