Breaking News:

Pungutan di Masjid Al Alam

Pungutan Rp5 Ribu di Masjid Al Alam Kendari: Untuk Dana Perawatan, Pemprov Sultra Cuma Bayar Listrik

Ketua Pengurus Masjid Al Alam Abdullah Al Hadzah mengatakan pungutan tersebut dinilai sebagai infaq, dilandasi Alquran, sehingga tidak memaksa.

Penulis: Amelda Devi Indriyani
Editor: Fadli Aksar
Handover
Masjid Al Alam Kendari. Warganet memprotes pungutan infaq wisata religi senilai Rp5.000 di Masjid Al Alam Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Diketahui, pungutan tersebut dikutip kesetiap pengendara mobil yang masuk pintu gerbang masjid yang berdiri di Teluk Kendari tersebut. Tak hanya warganet, pengunjung pun turut merasa keberatan dengan pemberlakuan tarif masuk ke Masjid Al Alam Kendari. 

"Jadi artinya untuk pengamanan masjid ini, tidak bisa kita berbagi dengan jamaah sekeliling. Sepenuhnya kembangkan kepada tenaga tenaga yang kita angkat. Jadi jumlah tenaga di situ itu sekitar 50 orang," ungkapnya.

Ia menegaskan, infaq ini tidak ada paksaan bagi para pengunjung.

"Mau bayar silakan, tidak bayar tidak apa-apa, tidak ada yang maksain namanya infaq tidak ada paksaan kan," tegasnya.

Baca juga: Pengunjung Masjid Al Alam Kendari Keberatan Pungutan Infaq Rp5 Ribu, Apalagi Jika Tidak Transparan

Ia berharap jangan karena satu orang tidak mau bayar, maka melarang orang lain untuk beramal.

Tapi kalau seperti ini saya pikir semua warga mempunyai hak berkunjung wisata religi masjid kebanggaan Sulawesi tenggara," katanya.

Pengunjung Keberatan

Pengunjung Masjid Al Alam Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) keberatan dengan infaq Rp5 ribu.

Hal itu diutarakan Salim (41), katanya belum mendapat penjelasan soal penerapan infaq masuk ke wisata religi tersebut.

Kata Salim, Infaq boleh saja diberlakukan asalkan menginformasikan terlebih dahulu kepada pengunjung soal dasar pemberlakuaan dan peruntukannya.

Jika hal itu tidak jelas, maka pungutan senilai Rp5 ribu itu bisa menimbulkan isu dan pandangan negatif.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved