Breaking News:

Istri Tak Dibolehkan Ayahnya Pindah Rumah, Suami Nekat Pukul Kepala Mertuanya Pakai Besi Parabola

Penganiayaan terjadi di Kelurahan Jogoboyo RT 05 Kecataman Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Handover
Ilustrasi penganiayaan. Penganiayaan terjadi di Kelurahan Jogoboyo RT 05 Kecataman Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pria bernama Hambali nekat menganiaya mertuanya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Jogoboyo RT 05 Kecataman Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Hambali memukuli mertuanya menggunakan gagang besi parabola.

Baca juga: Ditinggal Jualan Kue, Rumah Ibu Ini Sudah Rata dengan Tanah akibat Kebakaran: Dari Ledakan Kompor

Penganiayaan itu dipicu kesal istrinya dilarang pindah rumah oleh korban.

Sempat buron, Hambali menyerahkan diri ke polisi karena telah menganiaya mertuanya hingga masuk rumah sakit.

Atas perbuatannya pria berusia 40 tahun ini harus merayakan lebaran di penjara setelah dijemput Tim Gaspol Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat dari Polresta Palembang, Jumat (30/4/2021) lalu.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat AKP Luhut Situ Morang mengatakan, pelaku ditangkap setelah dilaporkan mertuanya Raswin (59 tahun), warga Jalan Padat Karya RT 03 Kelurahan Ulak Lebar Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

"Kejadiannya sudah lama tanggal 18 Juni 2019 lalu, saat itu pelaku memukul kepala bagian belakang dan memukul leher mertuanya dengan menggunakan besi gagang Parabola," ungkap Luhut pada wartawan, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Ingin Sarapan tapi dalam Tudung Saji Tak Ada Lauk, Anak Bacok Ayah Kandung dan Banting Piring

Ia menceritakan, pelaku memukul kepala mertuanya itu sebanyak dua kali.

Motifnya pelaku diduga kesal dengan mertuanya karena melarang istrinya Robiatun diajak untuk pindah rumah.

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved