Selasa, 19 Mei 2026

Iseng Pakai Cincin yang Ditemukan Saat Bermain, Bocah 9 Tahun Akhirnya Harus Dibawa ke UPTD Damkar

Peristiwa kurang menguntungkan dialami seorang bocah bernama Dimas (9) asal Sumedang, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Sugi Hartono
zoom-inlihat foto Iseng Pakai Cincin yang Ditemukan Saat Bermain, Bocah 9 Tahun Akhirnya Harus Dibawa ke UPTD Damkar
TribunJabar.id
Petugas Damkar saat melelaskan cincin dari jari seorang bocah di Tanjungsari, Sumedang. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Peristiwa kurang menguntungkan dialami seorang bocah bernama Dimas (9) asal Sumedang, Jawa Barat.

Ia terpaksa dibawa oleh sang ayah, Edi (41) ke UPTD Pemadam Kebakaran setempat lantaran cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas.

Dilaporkan TribunJabar.id, peristiwa itu terjadi Kamis (29/4/2021) malam kemarin.

Baca juga: Tak Sengaja Masak Kangkung Pakai Oli, Satu Keluarga di Sumedang Alami Keracunan

Edi mengungkapkan, kejadian bermula ketika sang anak menemukan sebuah cincin berbahan stainless saat bermain.

"Tadinya sedang main setelah berbuka puasa, nemu cincin, iseng dimasukkan (ke jari), dipaksa," ujar Edi di UPTD Pemadam Kebakaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Sayangnya keisengan Dimas membuatnya harus merasakan sakit pada jari tangannya lantaran cincin tersebut tidak dapat dilepas selama sekitar empat jam.

Oleh sang ayah, Dimas pun dibawa ke UPTD Damkar setempat pada sekitar pukul 22.34 WIB.

Baca juga: Digelar Awal Juni, Berikut Daftar Pemain Indonesia di Singapore Open 2021

"Langsung panik semua, tadinya mau saya bawa ke Bandung langsung. Baru ingat di dekat Alun-alun Tanjungsari ada damkar, ya langsung saya bawa ke sini," katanya.

Sementara itu, Danru Damkar Tanjungsari Riki mengatakan, petugas damkar berhasil melepaskan cincin yang tersangkut di jari Dimas dalam kurun waktu 30 menit.

"Evakuasi berjalan lancar, alhamdulillah, dari tangan (korban) juga tidak ada luka karena baru beberapa jam saja," ujar Riki.

Petugas damkar, lanjut Riki, terpaksa menggunakan pemotong cincin karena jari sudah bengkak dan cincin tidak mungkin dilepaskan tanpa dipotong.

Baca juga: Muncul Klaster Tarawih di Banyumas, Puluhan Jemaah Dinyatakan Positif Covid-19

Edi pun dapat pulang dengan perasaan lega setelah cincin tersebut berhasil terlepas dari jari sang anak.

"Alhamdulillah, terima kasih pada petugas yang sudah membantu. Kami sudah panik tadi. Alhamdulillah bisa lepas," katanya.

Di sisi lain, Riki mengungkapkan selama tahun 2021 sudah ada setidaknya 10 laporan kasus cincin tersangkut di jari yang masuk ke Damkar Kabupaten Sumedang.

"Sudah ada 10 laporan. Alhamdulillah semuanya aman dan lancar," ucap Riki.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Gara-gara Temukan Cincin, Seorang Bocah di Sumedang Dibawa ke UPTD Damkar,

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved