Breaking News:

Pilrek UHO 2021

Senat Bungkam, Tahapan Pilrek UHO Tak Jelas, Balon Rektor Tunggu Kabar Kemendikbud

Para bakal calon rektor periode 2021-2025 hingga saat ini sedang menunggu kabar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Amelda/ TribunnewsSultra.com
Suasana gedung Rektorat Universitas Haluoleo (UHO). Belum ada kepastian mengenai penundaan tahapan Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Belum ada kepastian mengenai penundaan tahapan Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Para bakal calon rektor periode 2021-2025 hingga saat ini sedang menunggu kabar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Terkait hal ini Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili, belum menanggapi, pertanyaan yang dikirimkan via Whatsapp Masengger hanya dibaca namun tak dibalas.

TribunnewsSultra.com juga berupaya menelepon, namun tak diangkat.

Baca juga: Pilrek UHO Ditunda, Dr Mohammad Salam Dukung Kemendikbud: Jaga Kondusifitas Kampus

Baca juga: Balon Rektor UHO Dr Eng Jamhir Bereaksi, Sebut Senat Jangan Ngotot Lawan Surat Kemendikbud

Salah satu bakal calon Rektor UHO Dr Bahtiar menuturkan, belum mendapat kabar mengenai kelanjutan pemilihan rektor.

"Ia sampai hari ini belum ada kabar mengenai pilrek," ujarnya lewat pesan Whatsapp Masenger, Rabu (28/4/2021).

Senada, juga disampaikan bakal calon Dr Jamhir Safani.

"Belum dapat kabar apa pun dari Ketua Senat, Prof Takdir Saili," ujar Jamhir lewat pesan Whatsapp Masengger.

Jamhir Safani merupakan bakal calon rektor yang sempat tak diloloskan oleh panitia.

Parkiran Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof Muhammad Zamrun nampak tak ada mobil yang parkir.
Parkiran Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof Muhammad Zamrun nampak tak ada mobil yang parkir. ((Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com))

Namun Direktorat Jendral (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta agar Jamhir diloloskan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved